Suara.com - Persipura Jayapura harus menelan kenyataan pahit di pekan ke-27 Liga 1 2019. Menjamu Bhayangkara FC di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (7/11/2019), tim berjuluk Mutiara Hitam kalah telak dengan skor 1-3.
Sempat tertinggal lebih dulu, Persipura berhasil menyeimbangkan kedudukan di menit 75 lewat gol Ian Kabes. Akan tetapi enam menit jelang berakhirnya waktu normal, Bhayangkara FC berhasil meruntuhkan tembok pertahanan Persipura sebanyak dua kali.
Dengan tambahan tiga poin, Bhayangkara FC yang kini mengantongi 35 poin dari 27 pertandingan bertahan di posisi 10. Sementara Persipura yang meraih 43 poin dari 25 pertandingan, belum bergeser dari posisi tiga klasemen sementara Liga 1 2019.
Jalannya Pertandingan
Sejak wasit Asep Yandis asal Jawa Barat meniup peluit awal pertandingan, Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah tampil menggebrak dan mencoba menyerang mengandalkan kecepatan pemain di sisi lapangan.
Sesekali tim tamu, Bhayangkara FC, menyerang dengan mengandalkan serangan balik memanfaatkan gelandang serang asingnya Bruno Matos yang bertugas menyuplai bola ke striker Herman Dzumafo.
Namun, hingga menit ke-25 belum ada satu pun peluang berbahaya dari kedua tim, bahkan bola lebih banyak mengalir di tengah lapangan karena kerap kandas di kaki pemain belakang.
Peluang terbaik Bhayangkara FC didapat Bruno Matos di menit ke-36 usai mendapat umpan terobosan dari tengah lapangan, namun gagal dikonversi menjadi gol.
Pemain asal Brasil itu lolos dari jebakan offside. bahkan mampu melewati kiper Persipura Dede Sulaiman, namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat bola menyamping meski gawang telah kosong melompong.
Baca Juga: Nyaris Tumbang, Paul Munster Akui Bhayangkara FC Tampil Buruk
Tiga menit berselang, giliran Persipura yang nyaris unggul, tapi Ian Louis Kabes yang berdiri bebas di mulut gawang gagal memanfaatkan kemelut karena bola mengarah ke atas gawang Bhayangkara FC yang dikawal kiper Indra Adi Nugraha.
Tim tamu akhirnya memecah kebuntuan melalui Bruno Matos yang sukses mencetak gol ke gawang Persipura di akhir babak pertama.
Berawal dari umpan jauh yang mengarah ke Bruno Matos dan dengan kecepatannya membawa bola ke dalam kotak penalti, sepakan pemain eks-Persija itu gagal diantisipasi oleh Dede Sulaiman. Skor 0-1 untuk keunggulan Bhayangkara FC menutup babak pertama.
Di babak kedua Persipura mencoba bangkit. Tekanan dilancarkan bertubi-tubi hingga akhirnya upaya tersebut meruntuhkan pertahanan The Guardian di menit 75. Adalah Ian Kabes yang mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menyeimbangkan kedudukan menjadi 1-1.
Namun, skor imbang tersebut tak bertahan lama. Memasuki menit 83 Bhayangkara FC kembali unggul. Adam Alis mengubah kedudukan menjadi 1-2 di menit 83.
Persipura yang tidak ingin kehilangan poin mencoba kembali mengejar. Akan tetapi di menit 89 gawang Dede Sulaiman kembali bergetar. Herman Dzumafo mengunci kemenangan Bhayangkara FC 1-3.
Berita Terkait
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Kemenangan Jadi Harga Mati Bali United, Kado Penutup untuk Semeton Dewata
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil