Suara.com - Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster bangga dengan perjuangan para pemainnya di lapangan saat menaklukkan Persipura Jayapura 3-1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (7/11/2019).
"Perjuangan yang layak diapresiasi dan saya bangga melihat mereka bermain," ujarnya kepada Antara usai pertandingan.
Disaksikan ratusan penonton, Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah kalah 1-3 oleh Bhayangkara FC pada pekan ke-27 lanjutan Liga 1 2019.
Tiga gol Bhayangkara FC dicetak Bruno Matos pada menit ke-45+1, Adam Alis di menit ke-83 dan Herman Dzumafo pada menit ke-89. Sedangkan satu-satunya gol Persipura dilesakkan Ian Louis Kabes di menit ke-75.
Menurut Munster, anak asuhnya mampu menang karena menjalankan instruksi pelatih dengan baik dan bermain sesuai karakter tim yang sesungguhnya.
Kendati tanpa kehadiran delapan pemain andalannya karena panggilan Timnas U-23 dan juga masalah cedera pemain, Munster menilai timnya tetap tampil disiplin. Bahkan saat kebobolan di menit 75.
"Kami tidak lelah berjuang untuk menang dan berhasil. Dua gol di 10 menit akhir sangat luar biasa dan saya senang karena tiga gol tercipta melalui open play," ucap pelatih berusia 37 tahun itu.
Sementara itu, pemain Bhayangkara FC Arif Setiawan bersyukur karena timnya mampu meraih poin penuh di kandang lawan dan berharap menjalani tren yang sama saat laga berikutnya.
"Seperti yang disampaikan pelatih, kami di lapangan berjuang untuk menang meski banyak ditekan. Pemain menjalankan instruksi pelatih dengan baik dan syukurlah poin sempurna didapat saat tandang," ucap pemain yang di laga tersebut menjadi penampilan perdananya pada putaran kedua ini.
Baca Juga: Kebobolan Dua Kali di Akhir Laga, Persipura Ditaklukkan Bhayangkara FC
Tambahan tiga poin membuat posisi Bhayangkara FC bertahan di papan tengah klasemen sementara, yaitu di posisi 10 dengan 35 poin hasil delapan kali menang, sebelas kali seri dan delapan kali menderita kekalahan.
Sedangkan, kekalahan bagi Persipura ini membuat tim berjuluk Mutiara Hitam gagal menyalip Madura United yang berada peringkat dua karena hanya mengoleksi 43 poin untuk bertahan di posisi tiga hasil 12 kali menang, tujuh kali seri dan enam kali kalah.
Berita Terkait
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
Paul Munster Tegaskan Tetap Tangani Bhayangkara FC Musim Depan
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Noni Madueke Tak Takut Lionel Messi Cs: Argentina yang Harus Khawatir Lawan Inggris
-
Mbappe dan Michael Olise Melempem, Deschamps Beberkan Penyebab Prancis Tumbang dari Spanyol
-
Ada Proses Panjang di Balik Kesuksesan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
-
Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara
-
Alexis Mac Allister: Tenang, Timnas Argentina Pengalaman di Semifinal
-
Rodrigo De Paul: Saya Harus Kendalikan Emosi di Laga Argentina vs Inggris
-
Jelang Argentina vs Inggris, Gonzalo Montiel: Kami Sudah Lewati Masa Sulit
-
Kata-kata Didier Deschamps, Prancis Aneh Hadapi Spanyol Hingga Angkat Koper dari Piala Dunia 2026
-
Pedro Porro: Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Tidak Ada di Mimpi Paling Liar Saya
-
Rekor Sempurna Luis de la Fuente: Spanyol 14 Pertandingan Tanpa Kalah