Suara.com - Komite Disiplin PSSI baru saja merilis hasil sidang pada 6 November kemarin.
Dari hasil sidang tersebut sejumlah pemain dan klub mendapatkan sanksi atas pelanggaran yang dilakukan selama melakoni kompetisi Liga 1 2019 dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Bali United, Willian Silva Costa Pacheco diganjar hukuman larangan bermain satu pertandingan karena melakukan tindakan tak sportif saat menghadapi Persela Lamongan akhir Oktober kemarin.
Lalu ada pemain Kalteng Putra, Patrich Wanggai yang diganjar hukuman larangan bermain di dua pertandingan mendatang plus denda Rp10 juta karena dianggap sengaja menendang bek Persib Bandung, Achmad Jufriyanto.
Yang menarik Komdis PSSI memberi teguran keras pada Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran. Sugianto yang terciduk melakukan pelemparan botol air mineral saat laga Kalteng Putra kontra Persib Bandung dianggap melanggar pasal 55 juncto pasal 8 juncto pasal 12 Kode Disiplin PSSI.
Sementara itu Kalteng Putra dan Panpel juga kena getahnya. Keduanya diganjar denda sebesar Rp50 juta dan Rp20 juta karena tak mampu menjaga laga berjalan kondusif.
Berita Terkait
-
Liga 1 2019: Hasil 6 November dan Klasemen Sementara
-
PSM Makassar Digdaya, Kalteng Putra Gagal Beranjak dari Dasar Klasemen
-
9 Alasan Mengapa Menghukum Anak Tidak Disarankan
-
Lempar Botol ke Stadion, Sugianto Sabran Punya Harta Rp 112 Miliar
-
Aksi Lempar Botol Viral, Gubernur Kalteng Bersalaman dengan Kapolres
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah