Suara.com - Barito Putera mengambil ancang-ancang untuk merekrut pemain baru seiring berubahnya regulasi untuk Liga 1 2020. Tercatat ada dua aturan yang berubah dari musim lalu, yakni soal kuota maksimal setiap tim dan dihapuskannya pemain U-23.
Pelatih Djajang Nurjaman mengatakan, kebijakan tersebut bisa saja dilakukan melihat Barito Putera hingga kini masih diisi oleh 26 pemain. Namun keputusan final masih belum ditentukan.
Sebagaimana diketahui, jumlah maksimal pemain yang boleh didaftarkan setiap tim meningkat dari 30 menjadi 33, termasuk pemain asing. Khusus pemain asing, PT LIB mewajibkan satu di antaranya pemain Asia.
''Kita lihat nanti. Dari beberapa uji coba, apakah kita perlu melakukan penambahan atau tidak,'' ujar Djajang, dikutip dari laman resmi klub.
''Kita coba memaksimalkan pemain yang ada dulu. Kalau memang dirasa perlu penambahan, tidak menutup kemungkinan kita akan rekrut pemain baru,'' imbuh pelatih yang akrab disapa Djanur itu.
Kemudian soal dihapuskan aturan pemain U-23, Djanur mengaku tak mempermasalahkan. Sebab, dari manajemen sendiri memang ingin mengorbitkan para pemain muda tanpa terkekang aturan.
''Kita menyiapkan banyak pemain muda di tim ini. Sesuai dengan amanah dan harapan keluarga Barito, kita ingin mengorbitkan pemain muda, jadi tidak berpengaruh,'' kata pelatih 60 tahun itu.
Di samping itu, PT LIB sendiri akan mulai menyelenggarakan Liga 1 U-23. Kompetisi kelompok umur itu rencananya akan mulai digelar musim ini.
Baca Juga: Titus Bonai Batal Perkuat Bhayangkara FC di Liga 1 2020
Berita Terkait
-
Gagal Promosi, Teco Ajak Manajemen Evaluasi Barito Putera
-
Persipura Jayapura Kembali Catatkan Rekor Penonton Terbanyak
-
Persiapan Maksimal, Teco Optimis Barito Putera Raih Kemenangan di Laga Perdana Championship
-
Telan 4 Kekalahan, Sinyal Bahaya PSIM Yogyakarta Jelang Hadapi Super League
-
BRI Super League: Novan Setya Sasongko Ungkap Target dengan Madura United
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang