Suara.com - Gelandang Barito Putera, Hanapi, memiliki kegiatan yang cukup unik untuk mengisi waktu luang di tengah ditangguhkannya Liga 1 2020. Ya, dia pergi memancing.
Hanapi kerap menghabiskan waktu dengan memancing ikan yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya. Pemain asal Kandangan Hulu Sungai Selatan ini mengaku bahwa memancing adalah hobinya.
"Sore hari biasanya memancing ikan di belakang rumah. Memang hobi saya di luar sepak bola itu memancing," ujar hanapi di laman resmi klub.
Meski demikian, sebagai pesepak bola, Hanapi tetap tidak lupa dengan kewajibannya sebagai pesepak bola. Ia kerap olahraga ringan untuk menjaga kebugaran tubuh.
"Latihan ringan seperti jogging, terus latihan push-up, sit-up. Kalau ada teman, saya juga biasa latihan passing menggunakan bola," tuturnya menambahkan.
Liga 1 2020 memang sedang ditangguhkan karena Indonesia tengah diserang wabah virus corona. Pemerintah juga telah menentapkan status Keadaan Tertentu Darurat Bencana akibat virus tersebut.
PSSI akan menggulirkan kembali Liga 1 2020 jika sampai 29 Mei mendatang status itu tidak diperpanjang. Namun, jika sampai tanggal itu ada perpanjangan status atau PSSI merasa situasi belum memungkinkan, maka kompetisi akan dibatalkan.
Berita Terkait
-
Demi Kesehatan dan Keamanan, Aaron Evans Pulang ke Australia
-
Persib Bandung Setuju Liga 1 2020 Ditunda Lebih Lama
-
Liga 1 dan Agenda Timnas Disetop Imbas Corona, Ketum PSSI: Harus Ikhlas
-
Persebaya Patuhi Keputusan PSSI perihal Liga 1 Berstatus Force Majeure
-
Soal Pembayaran Gaji Maksimal 25 Persen, Persita Minta Penjelasan PSSI
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!