Suara.com - Tepat pada musim 2003, Persib Bandung tercatat mulai memanfaatkan jasa pemain asing. Trio Polandia, Mariusz Mucharksi (kiper), Piotr Orlisnki (gelandang), dan Maciej Dolega (penyerang) menjadi legiun asing pertama skuat asuhan Marek Andrzej Sledzianowski.
Namun sayang, kiprah ketiga pemain tersebut tak menjanjikan. Manajemen Persib akhirnya memecat mereka termasuk sang pelatih Marek Andrzej asal Polandia.
Tak berselang lama, Persib kemudian membuka kesempatan legiun asing setiap musimnya. Berbagai pemain dari berbagai negara dunia pun pernah singgah di Bandung, termasuk dari Afrika.
Menariknya, striker asal Afrika-lah yang berhasil moncer bersama Persib. Tercatat ada delapan pemain asal Afrika yang pernah memperkuat Maung Bandung.
Penasaran? Melansir dari laman resmi klub, berikut daftar mantan striker Persib asal Afrika.
1. Ekene Michael Ikenwa
Ikenwa menjadi pemain berposisi penyerang asal Afrika pertama yang dimiliki Persib. Ikenwa yang berkebangsaan Nigeria bergabung pada musim 2005 saat Maung Bandung kembali ditangani pelatih kawakan M. Indra Thohir.
Performa penyerang bernomor punggung 10 ini terbilang lumayan. Ikenwa mencetak 13 gol dari 26 penampilan bersama tim Pangeran Biru.
Baca Juga: WAGs Persib Ghea Youbi Goyang Tiktok Pakai Hijab, Netizen Pangling
Ikenwa pergi, Persib kedatangan lagi pemain asal Afrika. Kini, penyerang asal Maroko bernama Redouane Barkaoui mengisi slot pemain bernomor punggung 10 pada musim 2006.
Nama Barkaoui sendiri cukup melekat di hati para bobotoh. Selain gol-golnya, Barkaoui pun tersohor dengan selebrasi gol Tari Jaipongnya. Bersama Maung Bandung, pemain kelahiran Casablanca, Maroko 4 April 1979 ini total menyumbangkan 15 gol.
3. Brahima Traore
Kemudian ada nama Brahima Traore. Namun striker asal Burkina Faso, Afrika bagian barat ini tak bertahan lama di Persib.
Datang pada paruh kedua musim 2006, Brahima Traore gagal bersinar. Pemain yang saat itu mengenakan nomor punggung 14 ini pun akhirnya terdepak dari skuat Pangeran Biru.
Nama Christian Bekamenga mungkin menjadi salah satu pemain asing asal Afrika terbaik yang pernah direkrut Persib. Penyerang asal Kamerun ini tampil begitu mengesankan pada musim 2007 dengan mencetak total 17 gol.
Tentu bobotoh masih ingat dengan 2 gol pemain bernama lengkap Christian Bekamenga Bekamengo Aymard ke gawang Persija Jakarta saat persib menang 3-0 di Stadion Siliwangi 2007 silam.
Namun, kebersamaan Persib dengan eks penyerang Timnas Kamerun U-23 ini tak berlangsung lama. Bekamenga pergi sebelum musim 2007 resmi berakhir. Ia memutuskan hijrah ke klub asal Prancis, FC Nantes.
5. Moses Sakyi
Semenjak kepergian Christian Bekamenga pada 2007, Persib absen menggunakan jasa penyerang asal Afrika hingga musim 2011. Barulah Moses Sakyi, penyerang asal Ghana bergabung untuk musim LSI 2011-2012 tepatnya saat Maung Bandung dilatih Drago Mamic.
Namun, Sakyi gagal bersinar bersama Persib. Pemain yang mencetak tiga gol untuk Pangeran Biru ini didepak di akhir putaran pertama musim.
6. Herman Dzumafo Epandi
Pada kompetisi LSI musim 2012-2013, Persib pernah mengontrak pemain asal Kamerun, Herman Dzumafo Epandi yang kini sudah berpindah kewarganegaraan menjadi Indonesia.
Kiprah Dzumafo terbilang tidak terlalu melambung bersama persib. Ia hanya menyumbangkan 5 gol dari 16 penampilan. Kalah mentereng dari rekan duetnya saat itu, Sergio van Dijk yang mampu menyumbangkan lebih dari 20 gol di musim tersebut.
Selanjutnya ada nama Djibril Coulibaly yang datang saat LSI musim 2013-2014 bersama rekan senegaranya asal Mali, Makan Konate. Performa apik Coulibaly di klub sebelumnya, Barito Putera menarik perhatian Persib pada saat itu.
Sayangnya, prestasi ciamik yang ia torehkan saat membela Barito tak bisa diteruskan bersama Maung Bandung. Pemain yang mengenakan nomor punggung 21 ini hanya menyumbangkan 8 gol dan sering duduk di bangku cadangan.
Meski begitu, Coulibaly beruntung karena saat itu PERSIB menyabet gelar juara LSI 2013-14.
8. Ezechiel N'douassel
Dan terakhir ada sosok penyerang Ezechiel N'douassel. Pemain asal Republik chad itu sepertinya menjadi yang paling melekat di hati bobotoh.
Ezechiel sejauh ini masih memegang rekor legiun asing dari Afrika yang memiliki torehan total gol terbanyak, yakni 36 gol dari 62 kali penampilan.
Datang pada pertengahan musim 2017 menggantikan posisi Carlton Cole yang terdepak di paruh musim, Eze menjelma menjadi sosok menakutkan di kotak penalti lawan.
Tag
Berita Terkait
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Psywar Federico Barba ke Ratchaburi FC: Sampai Bertemu di Bandung
-
Federico Barba: Persib Bakal Comeback dari Ratchaburi FC!
-
Kalah dari Ratchaburi FC, Umuh Muchtar Nilai Persib Bandung Tidak Beruntung
-
Kurzawa dan Castel Belum Nyetel, Pelatih Persib Minta Bobotoh Bersabar Usai Kekalahan di Thailand
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat