Suara.com - Bek Bayern Munich Joshua Kimmich yakin timnya tidak menempuh strategi bertahan dalam laga final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG) hanya demi membendung ancaman mungkin ditimbulkan Kylian Mbappe atau Neymar.
Kimmich mengaku belum tahu apakah ia akan diturunkan sejak sepak mula oleh sang manajer Hansi Flick saat laga di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, Senin (24/8/2020) WIB, tetapi dia mengira bakal ditempatkan di sektor kanan yang artinya bakal bertugas mengawal pergerakan Mbappe atau Neymar.
"Saat ini kami belum tahu starting eleven untuk besok, tetapi jika dimainkan saya pikir akan main di sektor bek kanan," katanya dalam jumpa pers pralaga dilansir laman resmi UEFA, Minggu (23/8/2020) dini hari WIB seperti dimuat Antara.
"Itu berarti saya akan bertemu Neymar atau Mbappe, dua pemain yang bisa menyerang dengan bagus, tetapi saya pikir kami tidak akan main terlalu bertahan," ujarnya menambahkan.
Menurut Kimmich laga besok adalah pertemuan dua tim yang sudah membuktikan kekuatannya dalam merintis jalan menuju final sehingga akan menjadi pertandingan yang menarik.
"Kami bersiap untuk laga yang berimbang, ini adalah dua tim kuat yang pantas untuk tampil di final," katanya.
Di sisi lain, laga final kali ini merupakan capaian pertama bagi Kimmich dalam lima musim penampilan bersama Bayern di kancah sepak bola paling bergengsi di Eropa itu.
Ia berharap bisa lebih beruntung dibanding skuat Bayern yang menjuarai Liga Champions 2012/13 setelah penampilan ketiga di partai final dalam kurun waktu empat musim.
"Generasi sebelumnya membutuhkan beberapa percobaan untuk bisa mengangkat trofi, tapi kami ingin mengangkatnya di kesempatan pertama dan besok kami akan mengerahkan semua kemampuan agar itu terwujud," pungkas Kimmich.
Baca Juga: Jadwal Final Liga Champions: PSG Vs Bayern Munich Digelar Dini Hari Nanti
Jika berhasil menjadi juara, maka Bayern Munich akan menyamai rekor Liverpool dengan torehan tujuh kali juara di kompetisi tersebut.
Berita Terkait
-
Bintang Muda Bayern Munich Terang-terangan Ingin Gabung Real Madrid
-
Harry Kane Akui Sulit Belajar Bahasa Jerman, Sampai Ikuti Les Dua Kali Seminggu
-
Bintang Muda Bayern Munich Semringah Disamakan dengan Lionel Messi
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Fantastis, Kekayaan Harry Kane Tahun 2026 Tembus Lebih dari Rp2 Triliun
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Hasil Bundesliga: Diwarnai Drama 6 Gol, Frankfurt versus Dortmund Berakhir Kecewa
-
Transfer BRI Super League: Persis Solo Bawa Pulang Alfriyanto Nico dari Persija
-
Persib Bandung dan APPI Gelar Charity "Dari Sepak bola untuk Sumatra"
-
Catat! Ini Harga Tiket Nonton Timnas Indonesia pada Piala Asia Futsal 2026
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare
-
Persija Jakarta Hadirkan Terobosan Baru, Jembatani Sepak Bola dan Literasi Investasi
-
Latihan Digeruduk The Jakmania Jelang Hadapi Persib, Persija Sambut Positif
-
Kapan Pertandingan Perdana John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Indonesia?
-
Lamine Yamal Lampaui Haaland dan Mbappe Jadi Pemain Termahal Sejagat
-
Filosofi Permainan Cepat John Herdman Bisa Mengubah Gaya Timnas Indonesia Jadi Lebih Agresif