Suara.com - Cristiano Ronaldo mengungkapkan kegembiraannya setelah menorehkan gol ke-100 dan 101 untuk timnas Portugal usai menekuk Swedia di laga UEFA Nations League, Rabu (9/9/2020) dini hari WIB.
Ia mencetak dua gol guna memborong kemenangan Portugal 2-0 di Stadion Stockholm di tempat yang sama ketika ia mencetak trigol pada kualifikasi Piala Dunia 2014.
Kini penyerang berusia 35 tahun tersebut sudah mengincar rekor gol internasional terbanyak yang masih dipegang oleh pemain Iran, Ali Daei dengan catatan 109 gol.
"Kebanggaan besar atas gol bersejarah ini untuk tim nasional kami!" tulis Ronaldo di akun Instagram-nya usai pertandingan yang dikutip Antara dari Goal.
"Ketika mereka memberi tahu saya bahwa saya bisa mencapai 100 (gol), saya katakan itu tidak cukup ... 101 gol untuk Portugal."
"Saya sangat bahagia. Pertama, karena tim menang, yang merupakan tujuan kami. Kemudian angka 100 dan kemudian 101, dengan dua gol, membuat saya sangat bahagia."
"Sekarang masa depan hanya untuk Tuhan. Saya merasa baik, saya merasa senang bermain dengan para pemain muda ini."
Pertandingan melawan Swedia tersebut dimainkan tanpa penonton karena masih mengikuti protokol kesehatan virus corona di sebagian besar wilayah penjuru Eropa.
Ronaldo kemudian membahas tentang kurangnya atmosfer di stadion, sambil menekankan pentingnya suporter bagi permainan sepak bola.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Sudah Bikin 101 Gol buat Timnas Portugal
"Bermain tanpa penggemar seperti pergi ke sirkus dan tidak melihat badut," ujar pemain Juventus tersebut. "Ini seperti pergi ke taman dan tidak melihat bunga."
Portugal sekarang telah memenangkan kedua pertandingan Nations League mereka dan duduk di puncak grup tiga di liga A dengan keunggulan selisih gol atas Prancis, yang juga dua kali menang dari dua pertandingan.
Portugal dan Prancis dijadwalkan akan saling berhadapan di Paris pada 11 Oktober (waktu setempat).
Berita Terkait
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?
-
Profil Timnas Portugal: Transformasi Selecao das Quinas, Kekuatan Menakutkan di Piala Dunia 2026
-
Villas-Boas Bawa Porto Juara Liga Portugal, Kalahkan Tim Asuhan Jose Mourinho
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jadwal Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal di Budapest
-
PSG Singkirkan Bayern Muenchen dan Lolos ke Final Liga Champions Dua Musim Beruntun
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026