Rully Fauzi | Adie Prasetyo Nugraha
Rabu, 16 September 2020 | 09:55 WIB
Fullback Timnas Indonesia U-19, Bagas Kaffa. (ANTARA/HO/PSSI)

Suara.com - Fullback kanan andalan Timnas Indonesia U-19, Bagas Kaffa mengaku mendapat pelajaran 'tak biasa' sekaligus memetik banyak ilmu selama menjalani training camp (TC) di Kroasia.

Selama di Negeri Balkan, skuat Garuda Nusantara --julukan Timnas Indonesia U-19-- telah menjajak kekuatan tim muda Bulgaria, Kroasia, serta Arab Saudi dalam laga uji coba.

Hasilnya, tidak satupun kemenangan didapat oleh tim asuhan Shin Tae-yong.

Timnas Indonesia U-19 dilibas Bulgaria 0-3, dihantam Kroasia 1-7, serta yang terakhir menahan imbang Arab Saudi 3-3.

"Jujur, menghadapi lawan-lawan tersebut menjadi pengalaman baru yang tidak bisa saya lupakan selama bertanding di sini. Ini jadi pelajaran tak biasa, yang belum pernah saya dapat sebelumnya. Tapi, saya memetik banyak ilmu," tutur Bagas.

"Mereka punya tim yang kuat dengan postur para pemainnya di atas rata-rata. Tapi, intinya kami banyak belajar di sini," imbuhnya.

Saudara kandung penyerang Timnas Indonesia U-19, Bagus Kahfi itu mengakui memang banyak pelajaran yang dipetik sejauh ini.

Selain itu, penggawa Barito Putera tersebut mengaku tak mengalami kesulitan menjalani latihan keras yang diberikan Shin Tae-yong.

"Selama sampai di sini saya tidak menemukan kendala yang berarti. Saya lihat teman-teman juga merasakan hal yang seperti itu. Jadi, sekarang nikmati saja proses yang ada setiap harinya," tukas Bagas.

Setelah menjalani tiga laga uji coba dalam turnamen mini tersebut, Timnas Indonesia U-19 masih akan melakoni empat partai uji coba lanjutan di Kroasia.