Suara.com - Fullback kanan andalan Timnas Indonesia U-19, Bagas Kaffa mengaku mendapat pelajaran 'tak biasa' sekaligus memetik banyak ilmu selama menjalani training camp (TC) di Kroasia.
Selama di Negeri Balkan, skuat Garuda Nusantara --julukan Timnas Indonesia U-19-- telah menjajak kekuatan tim muda Bulgaria, Kroasia, serta Arab Saudi dalam laga uji coba.
Hasilnya, tidak satupun kemenangan didapat oleh tim asuhan Shin Tae-yong.
Timnas Indonesia U-19 dilibas Bulgaria 0-3, dihantam Kroasia 1-7, serta yang terakhir menahan imbang Arab Saudi 3-3.
"Jujur, menghadapi lawan-lawan tersebut menjadi pengalaman baru yang tidak bisa saya lupakan selama bertanding di sini. Ini jadi pelajaran tak biasa, yang belum pernah saya dapat sebelumnya. Tapi, saya memetik banyak ilmu," tutur Bagas.
"Mereka punya tim yang kuat dengan postur para pemainnya di atas rata-rata. Tapi, intinya kami banyak belajar di sini," imbuhnya.
Saudara kandung penyerang Timnas Indonesia U-19, Bagus Kahfi itu mengakui memang banyak pelajaran yang dipetik sejauh ini.
Selain itu, penggawa Barito Putera tersebut mengaku tak mengalami kesulitan menjalani latihan keras yang diberikan Shin Tae-yong.
"Selama sampai di sini saya tidak menemukan kendala yang berarti. Saya lihat teman-teman juga merasakan hal yang seperti itu. Jadi, sekarang nikmati saja proses yang ada setiap harinya," tukas Bagas.
Baca Juga: Lucas Moura Serukan Tottenham Move On dan Bangkit di Liga Europa
Setelah menjalani tiga laga uji coba dalam turnamen mini tersebut, Timnas Indonesia U-19 masih akan melakoni empat partai uji coba lanjutan di Kroasia.
Lawan-lawan selanjutnya yang akan dihadapi adalah Qatar (dua kali) pada 17 dan 20 September 2020, Bosnia (25 September), serta klub lokal Dinamo Zagreb (28 September).
Berita Terkait
-
Dulu Bintang, Beberapa Pemain Timnas Indonesia U-19 Era Evan Dimas Kini Jauh dari Sepak Bola
-
Jalani Karier di Liga Kamboja, Sulthan Zaky Ikuti Jejak Bintang Timnas Indonesia U-19
-
Posisi Baru Eliano Reijnders di PEC Zwolle Jadi Sorotan, Siap Beri Kejutan?
-
Dulu Calon Bintang Timnas Indonesia, Jagoan Indra Sjafri Malah Ditendang Klub Kasta Terbawah
-
Thom Haye: Saya Merasa Sedih untuk Kevin Diks
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat