Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha
Kamis, 17 September 2020 | 12:44 WIB
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, saat ditemui di kantornya, di kawasan Jakarta, Jumat (14/8/2020). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Suara.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini tengah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) sebagai langkah menekan penyebaran COVID-19.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi profesional sepakbola di Tanah Air memastikan kebijakan itu tidak mengganggu dua tim asal Jawa Barat yakni Persib Bandung dan Tira Persikabo yang bermarkas di wilayah tersebut.

Seperti diketahui, Persib memilih home base di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Adapun Tira Persikabo menggunakan Stadion Pakansari (Bogor) dan alternatif lainnya yakni Stadion Mini Cibinong.

"Sepertinya kalau masalah PSBM di Jawa Barat itu, saya rasa tidak akan berpengaruh untuk kedua tim tersebut," kata Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita ketika dihubungi lewat pesan singkat oleh awak media, Kamis (17/9/2020).

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, saat memberikan penjelasan mengenai kelangsungan Liga 1 2020 di Jakarta, Jumat (14/8/2020). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

"Saya bisa pastikan sejauh ini masih belum ada perubahan terkait dengan kedua kandang tim tersebut. Tira Persikabo masih di Stadion Pakansari dan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api," tambah lelaki berusia 55 tahun tersebut.

PSBM Jawa Barat memang tak berdampak langsung dengan tim sepakbola di wilayah tersebut. Berbeda dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan Pemprov DKI Jakarta.

Di mana dua tim asal Ibu Kota yaitu Persija Jakarta dan Bhayangkara FC terdampak karenanya, sehingga harus pindah lokasi latihan sejak PSBB diterapkan pada 14 September lalu.

Persija yang biasanya menggunakan lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta untuk berlatih, pindah ke Depok.

Bhayangkara FC yang sebelumnya di PTIK, Jakarta, masih mencari lokasi venue untuk mereka berlatih. Untuk sementara waktu, Bhayangkara berlatih mandiri di rumah masing-masing.

Selain itu, The Guardian --julukan Bhayangkara FC-- juga terancam tak bisa bermarkas di PTIK saat Liga 1 bergulir pada 1 Oktober mendatang, jika PSBB di Jakarta di perpanjang.