Suara.com - Paul Lambert, pelatih Ipswich Town yang berjasa memberikan debut kepada Elkan Baggott di tim utama terancam dipecat. Ada sekelompok suporter Ipswich Town yang mendesak manajemen agar mencopot Lambert dari jabatannya.
Pada Oktober lalu, pemain Timnas Indonesia U-19, Elkann Baggott menjalani debut profesional bersama tim utama Ipswich Town. Dia tampil penuh selama 90 menit dan membantu timnya meraih kemenangan 2-0 atas Gillingham.
Sosok Paul Lambert adalah orang yang memberikan kepercayaan penuh kepada Elkan Baggott. Namun, kini nasib Lambert berada di ujung tanduk karena suporter Ipswich Town mendesaknya untuk dipecat.
Kelompok suporter Ipswich Town yang bernama Blue Action mendesak manajemen tim untuk segera mendepak Lambert dari jabatannya. Sebab mereka sudah muak dengan performa buruk tim di bawah asuhan Lambert.
Blue Action sendiri sudah menyampaikan desakan ke manajemen tim dan dibagikan juga di akun media sosial Twitter. Dalam unggahannya ada alasan yang menyebutkan bahwa Lambert patut untuk dipecat.
"Sudah jelas, sejak musim lalu Lambert tidak bisa membawa kita promosi. Kami memberi dukungan saat pertama dia tiba. Kami memberinya kesempatan di musim ini, meski musim lalu tampil buruk," tulis pernyataan itu.
"Sudah cukup, ini tidak bisa dilanjutkan lagi. Kami ingin posisinya digantikan. Musim ini sangat penting bagi Ipswich Town, jika Lambert bertahan maka kami akan tertahan di divisi ketiga lagi musim depan," tambahnya.
Ipswich Town sendiri saat ini memang tampil buruk. Nyatanya dalam enam pertadingan terakhir, Ipswich Town hanya meraih satu kemenangan dan lima sisanya berujung dengan kekalahan.
Kendati demikian, para suporter tidak menyalahkan pemain Ipswich Town. Namun, mereka menyoroti staf pelatih yang tidak mampu melatih para pemain dengan baik. Ipswich Town sendiri saat ini berada di posisi ke-6 Football League One atau divisi ketiga Liga Inggris.
Baca Juga: Memilukan, Isi Pesan Terakhir Diego Maradona untuk Putra Bungsunya
Berita Terkait
-
Usai Dicoret dari Timnas U-19, Yudha Febrian Kini Malah Asyik Piknik
-
Asisten Pelatih Timnas U-19: Ada Beberapa yang Belum Maksimal di TC Jakarta
-
Gagal ke FC Utrecht, PSSI akan Panggil Bagus Kahfi ke Timnas Indonesia U-19
-
Persija Bekali Pemain yang Dipanggil Timnas agar Tak Indisipliner
-
Elkan Baggott Sumbang Satu Gol, Ipswich Town Menang Telak 5-0
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Patahkan Logika Statistik: Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
-
Hujan Lebat dan Badai Petir, Laga Timnas Meksiko vs Ekuador Ditunda
-
Haaland Kembali Jadi Pahlawan meski Norwegia Minim Peluang, Pelatih: Dia Finisher Terbaik di Dunia
-
Swedia Digilas Tiga Gol, Gary Neville Sebut Timnas Perancis Berada di Level yang Berbeda
-
Kylian Mbappe Soal Prancis Jumpa Paraguay di 16 Besar: Itu Nanti, Fokus Saya Mencari AC Sekarang!
-
Statistik Mengagumkan Bikin AS Monaco Yakin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Erling Haaland Buyarkan Mimpi Pantai Gading, Emerse Fae: Detail Kecil Jadi Pembeda di Piala Dunia
-
Gema "Cielito Lindo" di Mexico City! Ribuan Fans Padati Estadio Azteca, Jelang Meksiko vs Ekuador
-
Mengenal Orlando Gill: Dari Jualan Baju Jadi Pahlawan Paraguay di Piala Dunia 2026
-
Kata-kata Amad Diallo Pantai Gading Tersingkir di Piala Dunia 2026: Pelajaran Mahal