Suara.com - Pihak berwenang Argentina melanjutkan investigasi terkait kematian Diego Maradona. Terbaru, psikiaternya yang bernama Agustina Cosachov ikut diselidiki pihak Kepolisian Argentina.
Diego Maradona telah meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020). Namun, kematian Maradona menyisakan skandal yang belum ketemu ujungnya karena Kepolisian Argentina masih menjalani investigasi terkait adanya malpraktek secara medis.
Disadur dari media Spanyol, Marca pada Selasa (2/12/2020), psikiater yang merawat Maradona sebelum meninggal, yaitu Agustina Cosachov ikut diselidiki kepolisian.
Pihak berwajib telah melakukan penggrebekan di rumah dan kantor Cosachov. Penggeladahan ini diperintahkan langsung oleh kehakiman untuk mengklarifikasi kemungkinan keterlibatan Cosachov.
Kendati demikian, Cosachov melalui pengacaranya menegaskan bahwa dia sangat tenang dan menghadapi penyelidikan dengan apa adanya.
"Klien saya sangat tenang dalam hal keputusan medis yang sudah dia buat," ucap pengacara Cosachov.
Sebelum Cosachov, dokter serta perawat pribadi Maradona, yaitu Lepoldo Luque dan Dahiana Gisela sudah lebih dulu diselidiki oleh kepolisian.
Sama seperti Cosachov, rumah dan kantor Luque juga digeledah oleh polisi. Sebab, Dia dituduh telah melakukan 'pembunuhan secara tidak sengaja', tapi Luque dengan tegas membantahnya.
Sedangkan Dahiana Gisela sendiri lebih awal diminta pernyataannya usai Maradona meninggal dunia. Namun, Gisela sempat memberikan pernyataan palsu. Terbaru, lewat pengacaranya Gisela mengatakan dokter dan psikiater Maradona adalah dua pihak yang bertanggung jawab atas kematian Maradona.
Baca Juga: Pernah Hancurkan Indonesia, Rajagobal Kini Jadi Pelatih Baru Timnas Brunei
Berita Terkait
-
Tok! Stadion Diego Armando Maradona Dipilih Jadi Nama Baru Kandang Napoli
-
Tolak Beri Penghormatan pada Maradona, Paula Dapena Diancam Dibunuh
-
Jersey 'Gol Tangan Tuhan' Maradona Diburu Kolektor, Hodge: Tidak Dijual!
-
Mural Maradona Hiasi Jalan di Serbia
-
Dokter Pribadi Ungkap Curhatan Diego Maradona sebelum Meninggal Dunia
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
Terkini
-
Pernah Jadi Andalan Timnas Indonesia, Kenapa Dallen Doke Pensiun Dini?
-
PSSI Wajib Gerak Cepat! Pemain Keturunan Tunggu Panggilan, tapi Terbuka Bela Negara Lain
-
Persija Jakarta Berpeluang Puncaki Klasemen Super League 2025-2026 Jika Syarat Utama Ini Terpenuhi
-
Tarik Muharemovic Ceritakan Nyamannya Berduet dengan Jay Idzes di Sassuolo
-
Pemain Keturunan Kaget Timnas Indonesia Tak Rekrut Van Bronckhorst, Tetap Tunggu Panggilan Garuda
-
Demi Timnas Indonesia, Gelandang Keturunan Bandung Tolak Tawaran Negara Peserta Piala Dunia 2026
-
Ryo Matsumura Dihukum PSSI 4 Pertandingan, Persija Bertindak
-
Siapa Danilson Soares Silva? Rekan Joshua Zirkzee di Feyenoord yang Siap Bela Timnas Indonesia
-
Persija Jakarta Terancam Krisis Pemain Asing Jelang Laga Krusial Melawan Persijap Jepara di GBK
-
Naturalisasi Perdana Era John Herdman? Pemain Keturunan Tolak Cape Verde, Siap Bela Timnas Indonesia