Suara.com - Program Garuda Select jilid ketiga akhirnya resmi dimulai. Hal ini bersamaan dengan dilepasnya para pemain yang bakal menimba ilmu ke Inggris, di Jakarta, Rabu (2/12/2020) malam.
21 pemain telah terpilih lewat hasil seleksi ketat yang dipantau oleh Dennis Wise selaku direktur teknik Garuda Select. Para pemain yang dibawa merupakan yang terbaik.
Pada pelepasan pemain ini hadir Wakil Sekjen PSSI Maaike Ira Puspita, perwakilan Mola TV Mirwan Suwarso, dan juga melalui komunikasi virtual Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali.
Skuat Garuda Select jilid ketiga ini dijadwalkan berangkat ke Inggris pada Kamis (3/12/2020) malam. Maaike Ira Puspita yang mewakili Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengapresiasi program ini.
Lewat Garuda Select diharapkan bisa memunculkan bibit-bibit muda berbakat Indonesia untuk bisa memperkuat tim nasional di masa mendatang.
"PSSI memiliki cita-cita besar dalam pengembangan usia muda. Target pencapaian terhadap cita-cita tersebut salah satunya dilakukan dengan melaksanakan beberapa program kerjasama dengan berbagai pihak, salah satunya adalah program akselerasi pembinaan pemain antara PSSI dengan Mola TV yang pada tahun 2020 ini merupakan gelaran yang ketiga kalinya,” kata Ira dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.
"PSSI berharap semua pemain bisa terus meningkatkan kualitas individu mereka. Jangan cepat menyerah dalam menimba ilmu selama mengikuti program di Eropa agar kelak menjadi tumpuan tim nasional," tambahnya.
Adapun perwakilan Mola TV, Mirwan Suwarso, menekankan para pemain bisa memaksimalkan kesempatan langka ini. Ia berharap semua pemain bisa meningkatkan ilmu sepakbola di Inggris.
"Mola hanya membantu mengembangkan bakat-bakat yang ada, untuk menjadi pemain yang lebih baik. Tolok ukur keberhasilan dari program ini adalah para pemain mampu meningkatkan performa dari hari ke hari dari latihan yang didapat," ujar Mirwan.
Baca Juga: Pesan Ketum PSSI buat Bagus Kahfi: Garuda Memanggil Langsung Kembali
"Nantinya para pemain akan digabungkan dengan beberapa pemain dari negara lain untuk melatih keberanian serta mental mereka. Jadi, mereka juga bisa mempelajari budaya dari bangsa lain sebagai bekal mereka nanti," ia menambahkan.
Dalam rombongan pemain yang berangkat, terdapat tiga orang dari angkatan kedua yang kembali ikut serta. Ketiga pemain tersebut adalah Fernando Pamungkas, Edgard Amping, dan Rafli Asrul.
Kehadiran mereka diharapkan bisa menjadi penghubung antara tim pelatih dan para pemain angkatan ketiga yang baru bergabung tahun ini.
"Sejauh ini biasanya mereka sering bertanya kepada saya soal kondisi di Inggris. Saya kasih tahu harus jaga kondisi karena cuaca di sana berbeda dengan di sini, banyak hal baru yang akan didapat di sana," jelas Fernando Pamungkas.
Berita Terkait
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Dulu Bikin Gol Cantik ke Gawang Jepang, Pemain Keturunan Ini Malah Tak Bisa Dinaturalisasi PSSI
-
PSSI Harus Bayar Denda Puluhan Juta ke AFC, Kok Bisa?
-
Rincian Sanksi AFC Ke PSSI Akibat Pelanggaran Prosedur Pertandingan Melawan Timnas Mali
-
Respons PSSI Usai AFC Kasih Sanksi Gara-gara Timnas Indonesia
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Masih Ingat Djibril Cisse? Anaknya Kini Jadi Kapten Liverpool U-18 dan Beda Kewarganegaraan