Suara.com - Pemain Bhayangkara Solo FC Serdy Ephy Fano terancam sanksi dari manajemen klub atas beredarnya video di media sosial yang menampilkan pemain tersebut kedapatan berada di sebuah klub malam.
"Tentunya akan ada penjatuhan sanksi," ujar manajer Bhayangkara Solo FC I Nyoman Yogi Hermawan saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (3/12/2020).
Dalam sebuah video, terdapat seorang wanita yang merekam Serdy berada di sebuah klub malam. Tak hanya Serdy, ada juga Mochamad Yudha Febrian. Yudha merupakan pemain asal Barito Putera.
Serdy dan Yudha adalah dua pemain yang dicoret dari pemusatan latihan tim nasional Indonesia U-19 di Jakarta karena sikap indisipliner. Keduanya diketahui baru pulang ke hotel pukul 03.00 WIB dan terlambat ikut latihan pagi.
Melihat sikapnya yang tak mencerminkan pemain profesional, pelatih Shin Tae-yong melalui asisten pelatihnya langsung mencoret Serdy dan Yudha. Fatalnya, pencoretan ini menjadi yang kedua yang dialami Serdy.
Sebelumnya, Serdy tak diikutsertakan dalam pemusatan latihan ke Kroasia. Ia diketahui terlambat latihan pagi karena alasan telat bangun.
Manajemen Bhayangkara Solo akan mengadakan rapat terlebih dahulu serta meminta klarifikasi dari yang bersangkutan atas video tersebut. Jika terbukti, maka manajemen tak akan segan-segan memberikan sanksi berat.
"Nanti akan disampaikan kembali bentuk sanksinya," kata Nyoman Yogi seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
-
Kemenangan Jadi Harga Mati Bali United, Kado Penutup untuk Semeton Dewata
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI
-
Sidang Febrie Adriansyah: Ahli UGM Sebut Trading in Influence Belum Bisa Jadi Pasal Dakwaan
-
Saksi Lihat Kepulan Asap Saat Pesawat Sukhoi Keluar Jalur, Nyaris ke Jalan Raya
-
4 Mesin Cuci Hemat Listrik Terbaik: Watt Kecil, Fitur Canggih
-
Ulasan Novel False Beat, Kisah Manajer Amatir dan Vokalis Band Berwajah Dua
-
Bukan Adegan Film! Aksi Spiderman Lompat dan Hantam Jake Lang Pelaku Pembakar Al Quran
-
Gaji PPPK Guru Bakal Dibayar Pusat, Bagaimana Nasib Nakes?
-
Bongkar Aktor Intelektual Karhutla, DPR Desak Audit Korporasi Pelaku Pembakaran Hutan
-
RAPBN 2027: Defisit Anggaran Turun, Tapi Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 876 Triliun
-
Asap di Udara Kita, Uangnya di Bank Mereka: Hipokrasi Kebakaran Kalimantan