Suara.com - CEO Bali United, Yabes Tanuri, mengaku senang timnya dipercaya oleh PSSI tampil di Piala AFC 2021. Belajar dari pengalaman sebelumnya, Yabes berharap timnya tampil mengesankan pada edisi kali ini.
Seperti diketahui, Serdadu Tridatu --julukan Bali United-- adalah wakil Indonesia di Piala AFC 2018 dan 2020. Bahkan, tim asuhan Stefano Cuguura ini mengawalinya dari babak kualifikasi Liga Champions Asia.
Pada musim 2018, Bali United berhak tampil di babak kualifikasi Liga Champions Asia menggantikan Bhayangkara FC karena tak lolos klub profesional AFC.
Namun, mereka gagal masuk fase grup Liga Champions karena tesingkir di babak eliminasi kedua sehingga terlempar ke Piala AFC 2018.
Tergabung di Grup G bersama Yangon United, Global Cebu, dan FLC Thanh Hoa, Bali United berakhir di dasar klasemen Piala AFC 2018. Stefano Lilipaly dan kawan-kawan hanya mengumpulkan lima poin dari enam laga.
Bali United kembali mendapat kesempatan kedua tampil di kualifikasi Liga Champions Asia, tepatnya di musim 2020. Sayangnya, mereka kembali tersingkir di babak eliminasi kedua.
Turun kasta ke Piala AFC 2020, Bali United satu grup dengan Ceres-Negros, Than Quang Ninh, dan Svay Rieng. Dari tiga pertandingan yang telah digelar, kampiun Liga 1 2019 ini baru mengemas satu kemenangan.
Seperti diketahui, Piala AFC 2020 akhirnya dibatalkan karena pandemi COVID-19 yang melanda dunia.
Belajar dari pengalaman tersebut, Yabes menyebut timnya akan melalukan evaluasi agar bisa tampil maksimal di Piala AFC 2021.
Baca Juga: Diprotes Persipura Gara-gara Jatah Piala AFC 2021, Ini Jawaban PSSI
"Kami sangat senang bisa terpilih dan kembali bermain di Piala AFC. Kami banyak belajar dari perjalanan kami di LCA dan Piala AFC sebelumnya," kata Yabes Tanuri, saat dihubungi oleh awak media, Kamis (17/12/2020).
"Dari pengalaman yang pernah kami jalani sebelumnya, semoga bisa menjadi modal bagi kami untuk mendapatkan hasil yang lebih baik," jelasnya.
Sesuai keputusan PSSI, Bali United akan ditemani Persija Jakarta di ajang Piala AFC 2021.
Sayangnya, Indonesia tak lagi mendapat slot di Liga Champions Asia. Hal ini dikarenakan peringkat kompetisi Indonesia (Liga 1) yang menurun, kalah dari negara-negara Asia lainnya.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal
-
Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas
-
Mimpi Prabowo Bisa Terwujud? FIFA Buka Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Gothia Cup 2026: Akademi Persib Cimahi Bidik Back to Back Juara
-
Respons Prabowo, PSSI Fokus Perluas Talent Pool Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Bikin Melongo! Kategori 2 Tembus Rp133 Juta
-
Pulang ke Oslo Sebagai Warga Biasa, Timnas Norwegia Disambut 100 Ribu Suporter
-
Spanyol Ukir Rekor Bersejarah usai Bekuk Prancis, Makin Dekat Kawinkan Gelar Euro dan Piala Dunia
-
Noni Madueke Tak Takut Lionel Messi Cs: Argentina yang Harus Khawatir Lawan Inggris
-
Mbappe dan Michael Olise Melempem, Deschamps Beberkan Penyebab Prancis Tumbang dari Spanyol
-
Ada Proses Panjang di Balik Kesuksesan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
-
Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara
-
Alexis Mac Allister: Tenang, Timnas Argentina Pengalaman di Semifinal
-
Rodrigo De Paul: Saya Harus Kendalikan Emosi di Laga Argentina vs Inggris
-
Jelang Argentina vs Inggris, Gonzalo Montiel: Kami Sudah Lewati Masa Sulit