Suara.com - Madura United resmi membubarkan tim karena ketidakjelasan kompetisi, Senin (28/12/2020). Rencana pembubaran tim itu sendiri sudah terdengar sejak awal Desember lalu.
Namun, ini bukan berarti klub berjuluk Laskar Sappe Kerab itu gulung tikar. Mereka hanya melepas seluruh skuat yang dimiliki pada musim 2020.
Situasi tersebut membuat Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi, Akhmad Hadian Lukita, buka suara. Ia memahami situasi berat yang dialami Madura United di tengah pandemi COVID-19.
"Saya pribadi paham dan maklum dengan apa yang dilakukan oleh Madura United. Saat ini kondisi sudah sangat berat," kata Akhmad Hadian saat dihubungi oleh awak media lewat pesan WhatsApp, Rabu (30/12/2020).
"Tidak hanya untuk klub saja, PSSI dan PT LIB pun demikian, sama beratnya," tambahnya.
Hadian menambahkan tak hanya Madura United saja yang terkena dampak kesulitan. Melainkan juga tim lain, di mana banyak pemain yang sudah tinggalkan klub mereka masing-masing.
"Semua sudah terdampak, apalagi pemain. Baik itu lokal ataupun asing juga sekarang sudah sulit. Mereka pasti akan mencari yang lebih baik," tambah lelaki berusia 55 tahun tersebut.
Seperti diketahui, lanjutan kompetisi Liga 1 2020 harusnya digelar pada Oktober lalu. Namun, urung terlaksana karena Polri tak memberikan izin dengan pertimbangan masih tingginya angka penyebaran virus corona di Indonesia.
Kini, kompetisi rencananya akan digelar pada Februari 2021. Namun lagi-lagi hal itu belum bisa dipastikan karena hingga kini izin dari kepolisian belum juga turun.
Baca Juga: Bangkit di Penghujung 2020, Arteta: Menang, Obat Mujarab dalam Sepak Bola
Berita Terkait
-
Sikat MU Lima Gol Tanpa Balas, Persib Punya Modal Buat Kalahkan Persebaya
-
Persib Bandung Hajar Madura United 5-0, Beckham Putra Masih Belum Puas
-
Bantai MU, Umuh Muchtar Minta Persib Langsung Fokus Hadapi Persebaya Surabaya
-
Madura United Tak Berdaya di GBLA, Pelatih Soroti Kegagalan Tim Eksekusi Taktik
-
Bantai MU, Beckham Putra Mulai Bicara Peluang Persib Hattrick Juara Liga
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Badai Cedera Manchester United: Perkembangan Pemulihan Matthijs de Ligt Berjalan Lambat
-
Dulu Bikin Gol Cantik ke Gawang Jepang, Pemain Keturunan Ini Malah Tak Bisa Dinaturalisasi PSSI
-
Detik-detik Menegangkan Lionel Messi Tersungkur Diterjang Fans dan Sekuriti di Puerto Rico
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto
-
Eks Klub Justin Hubner Menggila, Jaga Asa Bertahan di Premier League usai Bungkam Aston Villa
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?