Suara.com - Legenda Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, disebut-sebut akan kembali menukangi klub asal Malaysia, Sabah FC. Kurniawan pun meminta doa agar semuanya berjalan lancar.
Seperti diketahui, Kurniawan sempat menukangi Sabah FC pada 2020 sampai Liga Super Malaysia selesai. Namun, kontrak mantan pemain Persija Jakarta itu tidak diperpanjang oleh manajemen tim.
Padahal, Kurniawan bisa dibilang berjasa bersama Sabah FC. Dia menyelamatkan klub dari jurang degradasi.
Sabah FC mengakhiri musim 2020 Liga Super Malaysia di peringkat 10 atau satu tingkat di atas zona merah. Seperti diketahui Liga Super Malaysia hanya diikuti 12 peserta.
Sabah FC juga sempat menunjuk Lucas Kalang Laeng sebagai pengganti Kurniawan Dwi Yulianto. Namun, manajemen tim berubah pikiran karena CEO tim yang baru, Dato Verdon Bahanda, mengubah keputusan itu.
Kurniawan meminta doa agar rencana kembali ke Sabah FC terwujud. Eks penggawa PSM Makassar itu siap kembali jika memang tak ada hambatan.
"Insya Allah kalau memang ada rezekinya, saya kembali melatih Sabah FC," kata Kurniawan Dwi Yulianto saat dihubungi oleh awak media lewat pesan WhatsApp, Rabu (5/1/2021).
Sabah FC disebutkan bakal mengumumkan kembalinya Kurniawan Dwi Yulianto dalam waktu dekat. Juru taktik berusia 44 tahun itu akan kembali ke kursi pelatih menggantikan Lucas Kalang Laeng.
Sekedar informasi, Sabah FC adalah klub profesional pertama yang dilatih oleh Kurniawan. Namun sebelumnya, ia pernah menjadi asisten pelatih di Timnas Indonesia U-23.
Baca Juga: Sempat Dibuang, Kurniawan Dwi Yulianto Ditunjuk Lagi Jadi Pelatih Sabah FC
Berita Terkait
-
Respons Kurniawan usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam dan Malaysia di Piala AFF U-17 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Siap Tempur, Timnas Indonesia U-17 Tantang Rival Abadi di Piala AFF U-17 2026
-
Alasan Mathew Baker Tak Dipanggil Nova Arianto ke Timnas Indonesia U-20 Terungkap
-
Respons PSSI Usai AFC Kasih Sanksi Gara-gara Timnas Indonesia
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Bukan Thom Haye, John Herdman Sebut Timnas Indonesia Rindukan Kreativitas Dua Sosok Ini
-
Kehebatan Transisi Cepat Timnas Indonesia Diakui Saint Kitts and Nevis
-
Duo Ambon 'Menyala' Beda Negara: Tijjani Jadi Pahlawan Belanda, Eliano Reijnders Bantu Garuda
-
Persib Hadapi 9 Laga 'Final', Bojan Hodak Siapkan Strategi Demi Hattrick Juara
-
Kombinasi 7 Negara, Bukti Keseriusan Tim Kepelatihan John Herdman
-
Benjamin Sesko Ungkap Cara Menjaga 'Rasa Lapar' sebagai Penyerang MU
-
Inter Miami Namai Tribun Stadion Baru dengan Nama Lionel Messi
-
John Herdman Ungkap Kunci Kemenangan Telak Timnas Indonesia atas St Kitts and Nevis
-
John Herdman Kenang Kanada, Cuma Menang 1-0 saat Melawan St Kitts and Nevis
-
Alasan John Herdman Tak Pernah Diam Sepanjang Pertandingan