Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI sudah memaparkan protokol kesehatan yang akan diterapkan para gelaran Liga 1 musim ini. Hal itu disampaikan dua belah pihak pada saat melakukan pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali serta perwakilan pihak kepolisian, Rabu (10/2/2021).
Tak hanya Menpora dan Kepolisian, PT LIB dan PSSI juga memaparkan protokol kesehatan tersebut di depan pihak KONI Satgas COVID-19. Dari pertemuan tersebut PSSI dan PT LIB mendapat beberapa catatan.
Dalam pertemuan tersebut PSSI dan PT LIB menyampaikan beberapa hal mengenai jalannya turnamen pramusim, Liga 1, dan Liga 2 dengan menggunakan protokol kesehatan yang sangat ketat.
Namun, Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, menyebut tidak banyak catatan yang diberikan. PT LIB hanya tinggal menambahkannya saja.
Beberapa hal itu seperti bagaimana cara serta durasi memakai hand sanitiser serta produk apa yang digunakan desinfektan. Lalu, ke mana limbah masker nantinya dibuang.
"Tinggal masalah teknis-teknis kecil saja yang kurang dan perlu ditambahkan kembali. Kemarin pun Pak Menpora sudah mengapresiasi apa yang sudah kita buat selama ini dan responsnya pun positif dari polri," kata Akhmad Hadian Lukita saat dihubungi awak media, Sabtu (13/2/2021).
"Detail yang perlu diperhatikan itu seperti standar desinfektan harus disebut jelas spek nya. Lalu cara memakai hand sanitiser harus berapa detik, tempat membuang limbah masker, hal-hal seperti itu yang perlu ditambahkan," tambahnya.
Setelah adanya pemaparan tersebut, PSSI dan PT LIB berharap izin bisa secepatnya keluar. Meski belum berizin turnamen pramusim dijadwalkan bergulir pada 20 Maret mendatang selama 37 hari.
Adapun Liga 1 musim ini rencananya berlangsung pada 11 Juni 2021 hingga 11 Maret 2022 yang artinya berjalan lintas tahun, tidak seperti musim-musim sebelumnya.
Baca Juga: Shin Tae-yong Beri Saran Liga 1 Tiru K-League
Sementara untuk Liga 2, PSSI dan PT LIB merencanakannya bergulir pada 26 juni hingga 27 November 2021. Seluruh pertandingan tiga agenda tersebut berlangsung dengan protokol kesehatan ketat dan tanpa penonton.
Berita Terkait
-
PSSI Akui Sedang Naturalisasi Pemain Keturunan, Siapa Dia?
-
Ordal PSSI Ungkap Alasan John Herdman Panggil 41 Pemain Timnas Indonesia
-
Sumatera Utara Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026
-
Gandeng Kelme, Ini Dia Jersey Baru Timnas Indonesia
-
Batasan Kontestan Asian Games Dicabut, John Herdman Urung Jadi Pengangguran Parsial
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Ucap Selamat Lebaran 2026, Postingan Cristiano Ronaldo Tembus 6 Juta View dalam 2 Jam
-
Dituding Tak Loyal ke Pemerintah, Sardar Azmoun Dicoret dari Timnas Iran
-
Status WNI Dean James Jadi Skandal, KNVB: Ini Kasus yang Rumit, Mohon Bersabar
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool