Suara.com - Romelu Lukaku mengaku sempat tidak percaya ketika timnas Belgia kebobolan lebih dulu saat melawan Wales dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa Grup E yang berakhir mereka menangi 3-1 di Stadion Den Dreef, Leuven, Belgia, Kamis (25/3/2021) dini hari WIB.
Tampil menekan sejak awal, gawang Belgia malah kebobolan lebih dulu pada menit ke-10 lewat Harry Wilson yang mengakhiri serangan balik cepat Wales.
Namun, Belgia mampu bangkit melalui gol-gol Kevin de Bruyne dan Thorgan Hazard sebelum Lukaku mengkonversi tendangan penalti demi melengkapi kemenangan 3-1.
"Ketika gol pertama melesak ke gawang kami, saya berpikir: 'Ini tidak nyata'. Kami harus melihat kembali ke fase itu," kata Lukaku selepas laga kepada stasiun televisi VTM sebagaimana dilansir laman resmi UEFA.
"Namun kemudian Kevin mencetak gol indah, disusul Thorgan. Yang terpenting adalah kami menang dengan cara menyerang. Kami harus menjaga pola pikir ini," ujarnya seperti dimuat Antara.
Reaksi para pemain Belgia setelah kebobolan menuai pujian dari pelatih kepala Roberto Martinez yang puas Pasukan Setan Merah mampu memperlihatkan kekuatan karakter mereka.
"Ini laga sempurna bagi Wales, mereka mencetak gol dari peluang pertamanya. Mereka memperlihatkan kualitasnya," kata Martinez.
"Tapi saya sangat senang dengan reaksi tim kami dan karakter yang diperlihatkan. Hari ini kami tumbuh bersama-sama sebagai sebuah tim.
Baca Juga: Klasemen Sementara Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa: Belanda Merosot
Berita Terkait
-
Momen Gemas! Adik Lamine Yamal Jadi Sorotan usai Spanyol Kalahkan Belgia
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Susunan Pemain Spanyol vs Belgia: De la Fuente Coret Pedri Diganti Fabian Ruiz
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan