Suara.com - Mantan pelatih Timnas Wanita Spanyol, Ignacio Quereda, ramai menjadi sorotan karena diduga melakukan pelecehan kepada para pemainnya.
Disadur dari laporan Marca pada Kamis (25/3/2021), sebuah buku karya jurnalis bernama Danae Boronat telah membongkar pelecehan yang dialami para pemain Timnas Wanita Spanyol.
Siapa sangka, pelecehan yang didapat oleh para pemain itu datang dari sang pelatih, Iganacio Quereda. Parahnya, Quereda diketahui sudah lama menukangi timnas.
Dalam laporan itu disebutkan bahwa Ignacio Quereda sudah menangani Timnas Wanita Spanyol sekitar 27 tahun dari 1988 hingga 2015 yang lalu.
Pada akhirnya, buku yang berjudul 'No las llames chicas, llamales futbolistas' atau jika dialih bahasa menjadi 'Jangan sebut mereka wanita, sebut mereka pesepak bola' membongkar perlakuan buruk Quereda.
Salah satu pernyataan bahwa Quereda melakukan pelecehan seksual diungkapkan oleh Marta Corredera yang bermain di Real Madrid.
"Saya tidak bisa menghitung berapa kali dia datang dan mengangkat bajuku. 'Singkirkan tindik itu, itu akan membuatmu infeksi' dia akan memarahiku (saat mengangkat baju)," ucap Marta.
"Jadi ketika saya tiba di pemusatan pelatihan, saya harus melepaskan tindikan dan memberitahunya 'Saya tidak memakainya, jangan angkat baju saya lagi," tegasnya.
Saat ini, Timnas Wanita Spanyol diasuh oleh Jorge Vilda. Bersama Vilda, mereka membuat sejarah di Piala Dunia Wanita 2019 lalu dengan menembus babak 16 besar. Sayang Spanyol harus kalah dari Amerika Serikat yang jadi juara dalam ajang tersebut.
Baca Juga: Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Dirujuk ke HCU Akibat Covid-19
Tag
Berita Terkait
-
Striker Tim Wanita Juventus Menikah Sesama Jenis, Kini Istrinya Hamil
-
Live Televisi, Payudara Kapten Timnas Wanita AS Tak Sengaja Terlihat
-
Pemain AS 'Buang' Bendera Negara usai Juara Piala Dunia Wanita 2019
-
Imutnya Vivianne Miedema, Striker Timnas Belanda di Piala Dunia Wanita 2019
-
AS Juara Piala Dunia Wanita 2019, Rapinoe Jadi Top Skor dan Pemain Terbaik
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan