Suara.com - Eks pemain Inter Milan, Fredy Guarin, harus berurusan dengan pihak kepolisian baru-baru ini. Pesepak bola 34 tahun itu melakukan tindakan keji dengan melakukan kekerasan terhadap ayahnya sendiri.
Insiden tersebut terjadi saat Guarin pulang ke kediaman orang tuanya di Kolombia, Kamis (01/04/21) waktu setempat. Menurut laporan media lokal setempat, El Pais, ia juga terlibat kekerasan dengan sejumlah anggota keluarga lainnya.
Aksi kekerasan ini bermula saat Guarin bertikai dengan ayahnya yang berujung serangan fisik. Sadar tindakan Guarin makin brutal, salah satu anggota keluarga langsung menelpon polisi.
Tak lama kemudian, kepolisian pun datang di tempat kejadian perkara. Guarin kemudian langsung diseret keluar rumah dan terlihat berlumuran darah.
Video penangkapan Guarin kemudian viral di media sosial. Akun Twitter BluRadio Columbia memperlihatkan detik-detik Guarin diseret polisi, sementara tangan dan celananya berlumuran darah segar.
Usut punya usut, tindakan keji tersebut terjadi karena Guarin sedang mabuk. Tak cuma itu, pihak kepolisian mengungkap Guarin juga berada di bawah pengaruh sejumlah zat terlarang.
Usai kejadian tersebut, Guarin lantas dilarikan ke rumah sakit karena luka di tangannya. Yang bikin geregat, ia justru mengamuk saat berada di rumah sakit sehingga terpaksa harus diberi obat penenang oleh staf medis.
Namun hingga kini belum diketahui motif apa yang mendasari Guarin melakukan serangan kepada keluarganya. Semuanya masih dalam tahap penyelidikan pihak berwajib.
Sementara itu, Guarin kini bermain untuk salah satu klub di negaranya Kolombia, yakni Millonarios. Ia berseragam klub asal Bogota itu pada musim ini usai hengkang dari klub Brasil, Vasco da Gama.
Baca Juga: Inter Milan Luncurkan Logo Baru, Punya Makna Tersembunyi
Guarin sendiri memulai karier profesionalnya di Boca Juniors pada 2006. Ia kemudian hijrah ke Eropa untuk membela Saint-Etienne, Porto, hingga lanjut ke Inter Milan pada 2012 hingga 2016.
Selama empat musim di Inter Milan, Guarin tercatat telah membuat 141 penampilan di Liga Italia. Kemudian ia dijual Inter Milan ke klub China, Shanghai Shenhua.
Fredy Guarin berseragam Shanghai Shenhua selama tiga musim. Setelah itu, ia hijrah ke Vasco da Gama, dan kini membela Millonarios.
Berita Terkait
-
Siapa Amaranta Hank? Eks Artis 'Adult Film' Internasional yang Guncang Pemilu
-
Ultras Pelempar Flare ke Emil Audero Hirup Udara Bebas, Pelaku Hanya Diminta Wajib Lapor
-
Beppe Marotta: Inter Milan Korban Dengki, Iri Hati dan Kritik Serampangan
-
Derby Penentu! Andriy Shevchenko: Kalahkan Inter Jadi Harga Mati Buat AC Milan
-
Sassuolo Siap Lepas Pemain, Jay Idzes Langsung Diincar 3 Raksasa Serie A Italia
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026