Suara.com - Pelatih AC Milan Stefano Pioli menegaskan bahwa timnya pantas finis di posisi kedua di Serie A musim 2020/2021. Milan juga memastikan kembali ke Liga Champions setelah lama ditunggu-tunggu usai kemenangan 2-0 di Atalanta, Minggu (24/5/2021) .
Pioli sempat membawa Milan memimpin Serie A pada paruh pertama musim 2020-21 tetapi penampilan mereka tidak konsisten sehingga terlempar dalam persaingan gelar juara setelah kalah dari Inter Milan yang mengunci gelar Scudetto di pekan ke-34.
Sementara hasil imbang 0-0 di kandang Cagliari pekan lalu di pekan lalu juga membuat mereka gagal mengunci posisi empat besar. Posisi Rossoneri semakin rawan tergeser dari rivalnya, Juventus dan Napoli.
Namun pada laga penentuan di pekan terakhir, Milan meraih kemenangan krusial 2-0 saat menghadapi Atalanta. Franck Kessie mencetak dua gol dari titik penalti dalam kemenangan Milan di Stadion Gewiss, Bergamo.
Kemenangan di pekan terakhir tersebut membuat Milan memastkan finis sebagai sebagai runner up Serie A dan dan mengamankan tempat pertama mereka di Liga Champions sejak 2013-14.
"Kami mencapainya karena kami pantas mendapatkannya dan kami pantas mendapat tempat kedua di klasemen," kata Stefano Pioli kepada Sky Sport Italia. "Itu benar, sayangnya kami membuang match point hari Minggu lalu. Saya sangat bersemangat dan bahagia.
Pioli juga memuji Rossoneri atas upaya kolektif skuatnya untuk mengatasi absennya pencetak gol terbanyak mereka Zlatan Ibrahimovic karena cedera dalam periode yang lama di paruh kedua musim.
"Hanya itu yang telah kami lakukan bersama, kekuatan untuk tidak menyerah dalam kesulitan. Saya sangat bangga dengan pertumbuhan mental grup," kata Pioli
"Kami bermain dengan Zlatan hanya 19 dari 38 pertandingan, mengambil juara dari tim lain selama setengah musim. Saya ingin melihat apa yang akan mereka lakukan."
Baca Juga: Finis Posisi Kelima, Gennaro Gattuso Tinggalkan Napoli
"Saya juga berpikir jika kami berada di urutan kelima, itu akan menjadi musim panas yang sulit. Sekarang kami menikmatinya dan kemudian kami akan pergi lagi kemudian," pungkas Pioli.
Berita Terkait
-
Inter Milan vs Juventus: Awas Yildiz dan Conceicao, Chivu Ditantang Berani Ambil Resiko
-
Diprediksi Dipimpin Wasit Ini, Inter Bakal Mudah Kalahkan Juventus di Derby dItalia
-
Prediksi Inter Milan vs Juventus: Eks Anak Asuh John Herdman Bisa Jadi Pembeda
-
Fabio Capello Ingatkan Inter dan Juventus, Awas AC Milan-AS Roma Siap Tikung!
-
Jelang Pisa vs Milan, Massimiliano Allegri Ogah Pikirkan Perebutan Scudetto
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga