Suara.com - Tujuh pemain muda dari sejumlah klub di Aceh gagal bergabung dengan Persiraja Banda Aceh karena tidak lolos seleksi klub yang berkiprah di kompetisi Liga 1 tersebut.
Sekretaris Umum Persiraja Rahmad Djailani di Banda Aceh, Kamis (3/6/2021), mengatakan ketujuh pemain muda tersebut dikembalikan ke klub masing-masing.
"Sebelumnya, sejumlah pemain muda Aceh dipanggil untuk mengikuti seleksi di Persiraja. Namun, tim pelatih memutuskan mereka tidak lolos seleksi, sehingga tidak bisa dikontrak," kata Rahmad Djailani.
Sedangkan beberapa pemain muda lainnya, kata Rahmad Djailani, masih dalam pemantauan tim pelatih yang dikomandoi Hendri Susilo. Jika nanti ada dari mereka yang direkomendasikan tim pelatih, maka langsung kontrak.
Rahmad Djailani mengatakan Persiraja masih mencari beberapa pemain untuk melengkapi skuad yang dipersiapkan melakoni kompetisi Liga 1. Apalagi sebagian besar pemain musim lalu hengkang dari Persiraja.
"Ada sembilan pemain musim lalu yang masih bertahan. Untuk melengkapi kebutuhan tim, Persiraja akan mendatangkan beberapa pemain. Kebutuhan pemain ini berdasarkan rekomendasi pelatih," kata Rahmad Djailani.
Selain pemain lokal, Persiraja juga mendatangkan empat pemain asing, yakni dua dari Brazil, seorang dari Serbia, dan seorang dari Jepang. Dari empat pemain tersebut, baru dari Jepang, Shori Murata yang sudah bergabung.
"Kami jadwalkan dalam minggu ini semua pemain sudah bergabung. Karena kompetisi semakin dekat dan tim pelatih sudah menyiapkan materi latihan menjelang pertandingan Liga 1 dimulai Juli mendatang," kata Rahmad Djailani seperti dimuat Antara.
Baca Juga: Dengar Kata Orang Tua, Kylian Mbappe Batal Berseragam Real Madrid
Berita Terkait
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
Philippe Coutinho Putus Kontrak dengan Vasco da Gama Usai Dicemooh Suporter, Minat ke Liga 1?
-
Ramadan Tetap Maksimal, PSIM Yogyakarta Sesuaikan Jadwal Latihan
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!
-
Jadwal Final Coppa Italia Inter vs Lazio: Misi Double Winner Nerazzurri