Suara.com - Zlatko Dalic menyatakan masih ingin tetap melanjutkan tugasnya sebagai pelatih Timnas Kroasia walaupun ia dihujani kritik setelah langkah mereka terhenti di babak 16 besar Euro 2020.
Kroasia, yang sebelumnya keluar sebagai runner-up Piala Dunia 2018 di bawah Dalic, kalah dalam drama delapan gol yang berakhir dengan kemenangan Spanyol 5-3 di Kopenhagen, Denmark, Senin (28/6/2021) lalu.
Penampilan negara Balkan itu sendiri di sepanjang turnamen mendapat hujan kritik dari para pandit serta media lokal.
Kendati demikian, Dalic bersikeras bahwa para pemainnya tersingkir tanpa penyesalan, sebab mampu melunasi defisit 1-3 untuk memaksakan pertandingan kontra Spanyol berlanjut ke babak perpanjangan waktu, walau akhirnya kebobolan dua gol cepat yang mengakhiri kiprah mereka.
Pelatih berusia 54 tahun itu juga menegaskan bahwa setelah tersingkir dari Euro 2020, sekarang di kepalanya hanyalah tentang bagaimana cara Kroasia untuk melaju mulus dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa.
"Saya melakukan kesalahan dan siap bertanggung jawab, karena pada akhirnya saya lah yang mengambil semua keputusan," buka Dalic seperti dimuat laman resmi UEFA.
"Jika ditinjau ulang, ada beberapa hal berbeda yang ingin saya lakukan. Namun, yang ada di kepala saya sekarang adalah bagaimana meloloskan kami ke Piala Dunia 2022 di Qatar dan laga penting kontra Rusia 1 September nanti. Kami langsung mengalihkan fokus kami," celotehnya.
"Kami tidak perlu malu. Ada beberapa kesalahan kecil yang memang tidak boleh dilakukan melawan tim sekelas Spanyol yang bisa menghukum dengan sadis. Tapi itu bagian dari perkembangan tim, walaupuan sebagai harganya kami harus melewatkan kesempatan tampil di perempatfinal," tutur Dalic.
Kroasia memimpin lebih dulu atas Spanyol berkat 'hadiah' gol bunuh diri kiper Unai Simon, tetapi kemudian kebobolan gol Pablo Sarabia karena kelengahan timnya saat Ante Rebic tengah mengencangkan tali sepatu di tepi lapangan.
Baca Juga: Andil Besar Declan Rice dan Kalvin Phillips dalam Kemenangan Inggris atas Jerman
Lantas ketika gol ketiga Spanyol yang dicetak Ferran Torres terjadi, bek kiri Josko Gvardiol juga memalingkan pandangannya dari bola karena tengah meminum air.
Meski demikian, Dalic enggan menyalahkan Rebic maupun Gvardiol atas kelengahan konsentrasi itu dan menyatakan Kroasia sudah memenuhi target awal mereka, yakni mencapai putaran final Euro 2020.
"Kami tidak lolos secara kebetulan, karena menjadi runner-up grup (di babak Kualifikasi Euro 2020). Tentu kami bisa lebih baik dari sekadar terhenti di 16 besar, tapi kali ini harus diakui kami tidak pantas mendapatkan lebih. Pun demikian, saya pikir tim ini punya masa depan gemilang," ucap Dalic.
"Saya sedih tapi bangga dalam waktu bersamaan. Sedih karena para pemain sudah mengerahkan seluruh kemampuannya, juga para suporter yang sudah mengeluarkan uang dan menghabiskan waktunya untuk mendukung kami, tetapi bangga karena apa yang kami lakukan sudah optimal melawan salah satu tim terbaik di dunia," tukasnya.
Dalic sendiri mengaku belum melakukan pembicaraan dengan kapten Luka Modric yang kini sudah berusia 35 tahun. serta beberapa pemain senior lainnya tentang rencana melanjutkan membela Kroasia.
Berita Terkait
-
Pemain Timnas Kroasia Sanjung Maarten Paes yang Gemilang di FC Dallas
-
Inggris Tembus Final, Southgate Ingin Tebus Dosa di Wembley Empat Tahun Lalu
-
Kroasia vs Italia di Euro 2024: Skenario Lolos 16 Besar dan 5 Fakta Menarik
-
Kroasia vs Italia: Zlatko Dalic Sebut Taktik Spalletti Mudah Diprediksi
-
Euro 2024: Pelatih Kroasia Zlatko Dalic Masih Belum Terima Ditahan Imbang Albania karena Masalah Ini
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Chelsea Pecat Enzo Maresca, The Blues Siapkan Dua Calon Pengganti
-
Breaking News! Pecat Enzo Maresca, Chelsea Hanya Sampaikan 99 Kata
-
Daftar Top Skor BRI Super League 2025/2026: Didominasi Legiun Asing, Ezra Walian Paling Subur
-
Cerita Ole Romeny Merinding Lihat Militansi Suporter Indonesia Hingga Merasakan Getaran Hebat di GBK
-
Profil dan Statistik Lengkap Allano Lima Winger Brasil Tumpuan Persija Jakarta
-
Jadwal BRI Super League Minggu Ini, Ada Persija Jakarta vs Persijap di GBK
-
Profil Denilson Junior, Mesin Gol Ratchaburi FC: Ancaman Nyata Buat Persib Bandung
-
Gelandang Brasil Ungkap Rahasia Performa Apik Persija Jakarta Saat Bermain di Rumah Sendiri
-
Pep Guardiola Buka Suara: Perebutan Juara Premier League Musim Ini Bukan Cuma Arsenal dan City
-
Waspadai Ratchaburi FC, Julio Cesar Siap Bawa Persib ke 8 Besar ACL Two