Suara.com - Klub Liga Premier Inggris Crystal Palace mendatangkan bek Joachim Andersen dari klub Prancis Lyon pada bursa transfer musim panas ini.
Dikutip Antara dari Sky Sports, Kamis (29/7/2021), Andersen didatangkan oleh Crystal Palace dengan durasi kontrak mencapai lima tahun.
Andersen mengakui dirinya sangat bangga bisa bergabung dengan Crystal Palace dan kembali bermain di liga terbaik dunia.
"Saya sangat bangga bisa bergabung dengan Crystal Palace dan bermain di liga sepak bola tebaik di dunia," ungkap Andersen.
Andersen menjelaskan pihak manajemen klub dan pelatih Patrick Vieira percaya dengan kemampuan yang ia miliki dan menginginkan dirinya untuk memaninkan peran penting di dalam tim.
Pemain asal Denmark itu menambahkan, dirinya mempunyai impresi yang positif ketika berbicara dengan Patrick Vieira dan sudah mendengar rencana ke depannya untuk Crystal Palace.
"Manajemen klub dan Patrick Vieira sudah memberikan jaminan kuat bahwa mereka tahu kualitas saya, mereka percaya kepada saya dan menginginkan saya untuk memainkan peran penting di dalam tim."
"Saya punya impresi positif soal Patrick dari percakapan yang saya miliki dengannya, dan saya tidak mendengar melainkan hal-hal luar biasa soal manajer, klub dan rencananya untuk masa depan," jelas Andersen.
Crystal Palace cukup aktif mendatangkan pemain di bursa transfer musim panas ini dan Andersen menjadi rekrutan ke-4 sejak awal musim ini.
Sebelum mendatangkan Andersen, Palace sudah mendaratkan bek Marc Guehi dari Chelsea, gelandang Michael Olise dari Reading dan kiper Remi Matthews yang berstatus bebas transfer.
Baca Juga: Seamus Coleman Perpanjang Kontrak di Everton hingga 2023
Sebenarnya Andersen sempat mencuri perhatian tim Liga Premier lainnya, Tottenham dengan penampilan bagusnya ketika berhasil membawa Denmark ke semi final Euro 2020.
Hal ini membuat Palace melakukan gerak cepat mengamankan jasa Andersen sebelum klub asal London Utara itu melakukan pergerakan.
Berita Terkait
-
Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia
-
Cerita di Balik Spanduk Malvinas: Dibuat dari Seprai Hotel dan Diselundupkan Diam-diam
-
Prancis vs Inggris: Panggung Perpisahan Deschamps dan Ambisi Rekor Kylian Mbappe
-
Masalah Timnas Inggris Lebih dari Sekedar Taktik, Thomas Tuchel Singgung DNA Tiga Singa
-
Strategi Pickford Berakhir Ironis, Botol Penalti Jadi Sorotan Argentina
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi