Suara.com - Tim pelatih Borneo FC mengakui faktor mental menjadi poin penting dalam Liga 1 2021 yang dijadwalkan berlangsung 27 Agustus mendatang.
"Kalau dari sisi fisik kami dari tim pelatih berani memastikan tak masalah. Masalahnya memang di mental," kata Asisten Pelatih Borneo FC Ahmad Amiruddin dalam laman resmi klub, Rabu (18/8/2021).
Amiruddin mengatakan faktor mental saat ini menjadi hal paling penting dalam persiapan pemain setelah beberapa kali penundaan kompetisi membuat mental pemain terganggu.
Selain tak bisa bermain, lanjut dia, mereka juga harus tetap menafkahi keluarga dari sepak bola, sementara kejelasan kompetisi baru saja mereka dapatkan sekarang.
"Kami sudah melakukan persiapan cukup lama. Tapi kompetisi tak kunjung dimulai. Hal itu jelas mengganggu mental pemain. Namun sekarang kepastian sudah 80 persen dan saya yakin pemain sangat bersemangat menyambutnya," kata dia.
Amir mengatakan, meningkatkan mental pemain menjadi hal terpenting saat ini karena pemain harus disuntik semangat agar bisa memperlihatkan hasil latihan selama ini.
Salah satu kendala dihadapi Borneo FC saat ini adalah tak adaa lawan uji coba sepadan, padahal sangat dibutuhkan menjelang kompetisi dimulai.
Dua tim Liga 2, Mitra Kukar dan Persiba Balikpapan, disebut Amir tak bisa diajak latihan bersama karena sedang libur.
"Kalau tim-tim lokal banyak aja sih yang bisa diajak uji coba. Tapi karena kami mau kompetisi, kami mau cari lawan yang sudah pasti aman dari sisi protokol kesehatan. Makanya kami mau ajak Mitra Kukar dan Persiba. Sayangnya mereka tengah libur saat ini," kata dia.
Baca Juga: Madura United Lepas Jacob Pepper, Rahmad Darmawan: Kami Cari yang Kuat Bertahan
Keinginan menjalani uji coba di luar Samarinda atau mendatangkan tim Liga 1 atau Liga 2 ke Samarinda sebenarnya sempat diwacanakan manajemen jauh-jauh hari sebelumnya.
"Namun saat ini semua tim terkendala PPKM yang diterapkan di banyak provinsi, termasuk Kaltim. Jadi kami maksimalkan saja latihan di Samarinda," pungkasnya seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Digital Decluttering Era Modern: Timeline Bersih, Pikiran pun Lebih Ringan
-
Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak
-
Kenapa Salah Kita Terasa Masuk Akal, Tapi Salah Orang Sulit Dimaafkan?
-
Pemprov Jateng Luncurkan Logis, Layanan Psikolog Gratis untuk Masyarakat
-
5 Manfaat Mandi Kembang untuk Kesehatan Mental dan Fisik, Rutin Dilakukan Amanda Zahra
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara
-
Alexis Mac Allister: Tenang, Timnas Argentina Pengalaman di Semifinal
-
Rodrigo De Paul: Saya Harus Kendalikan Emosi di Laga Argentina vs Inggris
-
Jelang Argentina vs Inggris, Gonzalo Montiel: Kami Sudah Lewati Masa Sulit
-
Kata-kata Didier Deschamps, Prancis Aneh Hadapi Spanyol Hingga Angkat Koper dari Piala Dunia 2026
-
Pedro Porro: Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Tidak Ada di Mimpi Paling Liar Saya
-
Rekor Sempurna Luis de la Fuente: Spanyol 14 Pertandingan Tanpa Kalah
-
Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, De la Fuente: Pemain Luar Biasa
-
Kontroversi Semifinal Piala Dunia 2026? Yamal Handball, Spanyol yang Dapat Penalti
-
Rekor 7 Dekade Prancis Patah! Spanyol ke Final Piala Dunia Setelah 16 Tahun