Suara.com - Tim sepakbola Aceh yang dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua bakal menjalani training camp (TC) alias pemusatan latihan di Surabaya, Jawa Timur, sebelum anak-anak asuh Fakhri Husaini itu bertolak menuju Bumi Cendrawasih.
Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh, Nazir Adam mengatakan tujuan dari pemusatan latihan di Pulau Jawa ini adalah untuk mematangkan persiapan mengingat persaingan di cabang olahraga sepakbola PON Papua bakal ketat.
"Tim diberangkatkan ke Surabaya hari ini. Selain pematangan tim, mereka juga dijadwalkan mengikuti sejumlah pertandingan uji coba," papar Nazir Adam seperti dilansir Antara, Rabu (1/9/2021)
Menurut Nazir Adam, tim sepakbola Aceh yang diberangkatkan ke Surabaya berjumlah 20 pemain, yang sebelumnya juga menjalani TC di Banda Aceh sejak Februari lalu. Mereka sebagian besar merupakan pemain tim Porwil Sumatera di Bengkulu pada 2019 di mana Aceh meraih medali emas.
Selama di Jawa Timur, kata Nazir Adam, ada tiga pertandingan uji coba yang diagendakan. Tim besutan Fakhri Husaini akan bertanding melawan tim PON dari Provinsi Nusa Tenggara Timur, tim PON Provinsi Jawa Timur, serta dengan klub Liga 3 Persida Sidoarjo.
"Sebelumnya, uji coba dijadwalkan dengan Persebaya Surabaya. Namun karena Persebaya sudah ada jadwal kompetisi Liga 1, maka diganti dengan Persida. Persida merupakan peserta Liga 3 dan klub tertua di Jawa Timur," kata Nazir Adam menerangkan.
Menyangkut dengan perkembangan pemain selama pemusatan latihan, Nazir Adam mengatakan berdasarkan laporan tim pelatih menunjukkan peningkatan performa, meski masih harus digenjot karena minimnya uji coba dengan tim yang selevel.
"Tim pelatih merasa belum puas, sehingga perlu pelatihan di Pulau Jawa dan menjalani pertandingan uji coba dengan sejumlah tim. Pelatih Fakhri Husaini ingin melihat hasil di Pulau Jawa dan menjadi bahan evaluasi sebelumnya berangkat ke PON Papua," pungkas Nazir Adam.
Berita Terkait
-
Meski Sekarang Asing Sentris, Ternyata Ada 5 Pelatih Lokal yang Sukses Tukangi Timnas Indonesia
-
2 Pelatih Lokal Sebelum Nova Arianto yang Bawa Timnas Indonesia Gacor di Piala Asia U-17
-
Beri Selamat untuk Timnas Indonesia U-17, Fakhri Husaini Singgung Pemain Naturalisasi?
-
Prestasi Fakhri Husaini, Sebut Lolos Piala Dunia U-17 Sekarang Lebih Mudah daripada Zamannya
-
Fakhri Husaini dan De Javu Shin Tae-yong Panaskan Semifinal PON 2024
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Laga Panas BRI Super League, Persija Jakarta Susah Payah Gebuk PSM Makassar 2-1
-
Gila! Pelatih Bulgaria Sebut Sepak Bola Indonesia Adalah Agama Karena Fans Sangat Fanatik Sekali
-
Joan Laporta Blak-blakan Bakal Bongkar Nama-nama Wasit yang Suka Rugikan Barcelona
-
Bertabur Bintang Eropa, Ini 5 Pemain Naturalisasi Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Persib Bandung Ubah Jam Latihan ke Malam Hari Agar Intensitas Pemain Tetap Berada di Level Maksimal
-
Comeback ke JIS, Gelandang Brasil Ingin Lanjutkan Tren Positif Persija
-
Tak Peduli Nama Besar, Pelatih Persija Minta Zijlstra hingga Pattynama Kerja Keras Rebut Starting XI
-
Pelatih Bulgaria Blak-blakan Soal Ambisi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Usai Ketemu Klub Maarten Paes, Justin Hubner Bakal Hadapi Miliano Jonathans
-
Erick Thohir Bantah Tudingan Media Malaysia Soal Dalang Aduan FIFA: Maaf, Saya Kelasnya Tak di Situ