Suara.com - Setelah timnya menaklukkan Persipura 1-0 dalam pertandingan Liga 1, Jumat (10/9/2021), pelatih Persela Iwan Setiawan menilai kualitas lawannya menurun jauh daripada musim sebelumnya.
Menurut Iwan, dalam konferensi pers virtual setelah pertandingan di Jakarta, Jumat, hal itu tidak lepas dari perginya pemain legendaris Boaz Solossa dari skuad Mutiara Hitam.
"Meski begitu, saya yakin dengan kualitas pelatih mereka, Jacksen Tiago dan para pemain muda yang ada di sana. Mudah-mudahan mereka bisa semakin berkembang dan lebih baik lagi," kata pelatih berusia 53 tahun itu.
Iwan menilai ketiadaan Boaz menjadi salah satu faktor Persela bisa menundukkan Persipura walau hanya bertanding dengan 10 pemain.
Namun alasan utama Persela unggul dalam situasi kekurangan pemain adalah karena para pemainnya tampil luar biasa dan militan, sambung Iwan.
Laskar Joko Tingkir tampil kompak dan disiplin saat bertahan.
"Saya puas dengan kinerja tim khususnya di lini pertahanan," tutur Iwan.
"Penyelesaian akhir kami yang masih lemah tetapi itu akan kami perbaiki. Yang jelas kami bersyukur bisa menundukkan Persipura, salah satu tim terbaik di Indonesia, dengan 10 pemain. Namun, saya meminta pemain jangan jemawa."
Kapten sekaligus kiper Persela Dwi Kuswanto mengaku kemenangan atas Persipura membuat atmosfer tim semakin positif.
Baca Juga: Persipura Ditumbangkan Persela, Jacksen F Tiago Kecewa Berat
"Tiga poin ini mengangkat mental kami," kata Dwi.
Berita Terkait
-
Regenerasi, Anak Legenda Persipura Jadi Andalan Baru Timnas Indonesia U-17
-
Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Banting dan Cekik Pacar, Clue Away ke Jogja 6 Februari
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
-
Persipura Jayapura Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen: Kami Fokus di Papan Atas
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026