Suara.com - Barcelona berencana untuk memagari Pablo Martin Paez Gavira alias Gavi dengan klausul rilis tinggi yakni sekitar 42 juta poundsterling (sekitar Rp814,7 miliar) demi menjauhkannya dari jangkauan rival.
Gavi telah menjadi sensasi dunia setelah memecahkan rekor sebagai pemain termuda yang menjalani debut bersama timnas senior Spanyol.
Gavi menjalani debut bersama tim senior La Furia Roja saat menghadapi Italia dalam laga semifinal UEFA Nations League. Kontribusinya di lini tengah, membawa Spanyol meraih kemenangan 2-1.
Dia juga tampil di final UEFA Nations League menghadapi Prancis. Namun sayangnya, Spanyol kalah 1-2 dan harus puas menjadi runner-up.
Di level klub, Gavi juga sudah menjalani debut bersama tim senior Barcelona. Melansir Goal Internasional, dia sudah tujuh kali tampil di skuad asuhan Ronald Koeman.
Harga pasaran Gavi kini melonjak, dan Barcelona sadar akan kebutuhan untuk menaikan angka klausul rilisnya agar memastikan sang pemain bisa bertahan lama di Camp Nou.
“Saya berharap kami dapat memiliki masalah ini setiap hari, karena ini berarti bahwa produk yang kami buat di La Masia mempunyai nilai yang tak terhitung," kata Wakil presiden Barca Rafa Yuste kepada Mundo Deportivo dikutip dari Goal, Senin (11/10/2021).
“Saya sangat senang untuk Gavi, dia memiliki kedewasaan yang tidak sesuai dengan usianya, bukannya 17 tahun dia tampaknya berusia 37 tahun."
“Kami akan memberinya keamanan ini sehingga dia melihat bahwa Barca harus menjadi rumahnya selama bertahun-tahun.”
Baca Juga: Baru Cetak Satu Gol, Lionel Messi Tidak Menyesal Gabung PSG
Selain Gavi, Barcelona juga tengah berusaha untuk memperpanjang kontrak dua wonderkidnya, Ansu Fati dan Pedri. Di luar itu, perpanjangan kontrak Ousmane Dembele juga tengah menjadi fokus mereka.
“Dengan Pedri Anda bisa cukup optimis dan dengan Ansu juga. Mudah-mudahan kami dapat mengumumkan dua pembaruan segera," kata Rafa Yuste.
Dia menambahkan tentang Ousmane Dembele: “Ini adalah kasus yang sedang kami kerjakan sehingga itu menjadi kenyataan sesegera mungkin."
Berita Terkait
-
Xavi Hernandez Buka Pintu Gantikan Ronald Koeman di Barcelona
-
Diambang Kebangkrutan, Ini Alasan Klub Barcelona Tak Bisa Dibeli
-
Lionel Messi Tidak Menyesal Gabung Paris Saint-Germain
-
Ungkap Kekejaman Koeman, Luis Suarez: Dia Tendang Saya via Telepon Berdurasi 40 Detik
-
Fokus 100 Persen untuk Belgia vs Prancis, Roberto Martinez Tak Punya Waktu untuk Barcelona
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Ongkos Perbaikan Mobil Listrik BekasTerbesar Bukanlah Baterai, Menurut Riset
-
Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni: Albiceleste Siap Hancurkan Spanyol
-
Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol
-
UEFA Mulai Gerah! Muncul Desakan Lengserkan Infantino dari Kursi Presiden FIFA
-
Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas
-
Amankah Ibu Hamil Pakai Parfum? Ini Penjelasan Dokter Kandungan
-
Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja
-
Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris