Suara.com - Olivier Giroud mengakui timnya, AC Milan masih belum terbiasa bermain lagi dalam Liga Champions, dan faktor pengalaman memang kerap kali menjadi pembeda pada kompetisi nomor wahid Eropa itu.
AC Milan hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu FC Porto pada laga matchday 4 Grup B Liga Champions 2021/2022 di San Siro, Kamis dini hari WIB.
Itu menjadi poin pertama Milan di Liga Champions musim ini, bahkan dalam delapan tahun terakhir sejak terakhir kali imbang pada fase grup kompetisi yang sama.
Dalam tiga laga awal Grup B sebelumnya musim ini, Milan selalu kalah.
"Sungguh berat melawan tim yang sudah terbiasa main dalam Liga Champions seperti Porto, Atletico (Madrid) atau Liverpool di Grup B ini. Pengalaman itu penting," kata Giroud kepada Canal+.
"Kami tim yang masih muda. Saya tidak bermaksud mencari alasan, tapi kami juga butuh sedikit keberuntungan karena kami sebetulnya memiliki beberapa penampilan bagus dalam grup ini," sambungnya.
Kendati bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Milan memasuki pertandingan di bawah tekanan Porto dan gawang mereka sudah dibobol oleh Luis Diaz saat laga belum genap berusia enam menit.
Milan tampil lebih baik pada babak kedua, dan bisa membalas lewat tembakan Pierre Kalulu yang berujung gol bunuh diri bek Porto, Chancel Mbemba.
Rossoneri selanjutnya lebih percaya diri dan nyaris membalikkan keadaan pada menit ke-83, bila saja gol Zlatan Ibrahimovic, yang masuk menggantikan Giroud di menit ke-76, tak dianulir karena Theo Hernandez sudah lebih dulu offside.
Baca Juga: Klasemen Liga Champions Terkini: Liverpool dan Ajax ke 16 Besar, Milan Kian Terbenam
"Kami bermain lebih baik pada babak kedua, bergerak lebih baik dan lawan juga tidak banyak menekan, tapi kami seharusnya lebih banyak lagi menguasai bola," kata pelatih Milan Stefano Pioli.
"Tim berada dalam kondisi bagus. Kami sangat ingin mengunci kemenangan pertama Liga Champions, terlebih di hadapan pendukung sendiri," tukasnya.
Satu poin tak cukup mengangkat posisi Milan sebagai juru kunci klasemen Grup B. Rossoneri kini di ambang tersingkir di fase grup Liga Champions 2021/2022.
Berita Terkait
-
Skandal Prostitusi Serie A: Bintang Juventus, Inter hingga Milan Terseret!
-
106 Hari Melatih 5 Kekalahan Beruntun, Chelsea Pecat Liam Rosenior
-
Naik Turun Lille dan Calvin Verdonk Menjaga Asa ke Liga Champions Musim Depan
-
Bayern Munich Sabet Gelar ke-35, Fans Kirim Pesan Tegas: Kami Mau Treble!
-
Klasemen Liga Italia: Inter Milan Semakin Dekat dengan Juara, Butuh Dua Kemenangan Lagi
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Posisi Maarten Paes Terancam, Ajax Dikabarkan Siap Tampung Kiper Buangan Barcelona
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa
-
Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay