Suara.com - Beberapa kiper veteran, termasuk legenda hidup Juventus dan timnas Italia Gianluigi Buffon, masih eksis di musim 2021/22. Bahkan, usia yang tak lagi muda tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk tampil memukau di bawah mistar.
Pengalaman menjadi salah satu faktor yang membuat kiper-kiper veteran menjadi pilihan utama di bawah mistar.
Beberapa di antaranya bahkan mampu menjadi penentu dalam sebuah laga. Berikut 5 kiper veteran yang tampil mengesankan musim ini.
1. Samir Handanovic
Kiper sekaligus kapten Inter Milan berusia 37 tahun ini masih menjadi andalan di bawah mistar meski kini Nerazzurri sudah berganti pelatih, Simone Inzaghi.
Setelah musim lalu mampu mengantarkan Inter meraih Scudetto, Handanovic masih jadi sosok vital di musim ini. Kiper asal Slovenia tersebut sudah mencatatkan 16 penampilan di semua ajang dengan menorehkan 4 clean sheet.
2. Lukasz Fabianski
Tampil di liga paling kompetitif di dunia, Fabianski yang kini berusia 36 tahun nyatanya masih jadi andalan West Ham di pentas Liga Inggris.
Mantan kiper Arsenal tersebut masih jadi andalan di bawah mistar The Hammers dengan tampil 13 kali di semua kompetisi. Fabianski tercatat membukukan 4 clean sheet dari 13 laga.
Baca Juga: 3 Tugas Berat Menanti Xavi Hernandez di Barcelona, di Antaranya Benahi Mental Pemain!
Penampilan apik Fabianski juga selaras dengan performa apik West Ham di musim ini. Mereka mampu bercokol di posisi keempat Liga Inggris dan baru saja mengalahkan Liverpool akhir pekan lalu.
3. Remko Pasveer
Remko Pasveer baru bergabung dengan Ajax pada Juni lalu secara cuma-cuma dari Vitesse. Meski usianya sudah 38 tahun, Pasveer justru dipilih sebagai kiper utama.
Pengalaman Pasveer nyatanya mampu dibuktikan dengan penampilan apik. Dari 13 penampilan di semua ajang musim ini, kiper asal Belanda itu mencatatkan 10 clean sheet dan baru kebobolan 3 gol.
4. Manuel Neuer
Sudah 10 musim Neuer membela Bayern Munich. Di usianya yang kini menginjak 35 tahun, posisi Neuer di bawah mistar tidak tergantikan.
Berita Terkait
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Kompany Tegaskan Bayern Munich Tak Kalah Kualitas dari PSG Meski Gagal ke Final
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati