Suara.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola menyebut gelandang serangnya asal Portugal, Bernardo Silva merupakan sosok pemain yang tidak tergantikan di skuad The Citizens saat ini.
Hal ini diucapkan Guardiola jelang laga lanjutan Liga Inggris 2021/2022, di mana Man City akan menjamu Everton di Etihad Stadium, Minggu (21/11/2021) malam WIB.
"Sekarang dia tidak tergantikan karena apa yang dia lakukan di lapangan. Terkadang dia tidak bermain karena tidak berada di level yang seharusnya," ujar Guardiola di laman resmi klub, Minggu (21/11/2021).
Pep Guardiola menilai performa terbaik yang ditunjukkan Bernardo Silva terjadi ketika City berhasil mengumpulkan 98 poin ketika menjuarai Liga Inggris di musim 2018/2019.
Menurut Guardiola, sulit untuk mencari pemain seperti Bernardo Silva di dunia saat ini karena pemain berusia 27 tahun yang fasih bermain sebagai gelandang serang, gelandang sentral, second striker, ataupun penyerang sayap itu adalah sosok yang kuat dan memiliki jiwa kompetitif yang besar.
"Terkadang dia tidak bermain karena dia tidak berada di level seharusnya. Tahun di mana kami mendapatkan 98 poin dan menjuarai liga, dia berada di fase terbaiknya," ungkap Guardiola.
"Sulit untuk menemukan pemain seperti dia di dunia saat ini. Tapi musim yang panjang dan kelelahan akan datang. Normal terjadi karena dia kuat dan kompetitor besar dan pria yang menyenangkan," sambungnya.
Pelatih asal Spanyol itu menambahkan, Bernardo Silva adalah sosok yang lucu, dicintai serta menyenangkan dan Guardiola menilai pemain itu senang dengan kehidupannya selama berada di Manchester.
Guardiola menjelaskan Bernardo Silva saat ini bisa bermain di enam posisi yaitu gelandang bertahan, gelandang serang, sayap kiri, penyerang, false nine, serta sayap kanan.
Baca Juga: Michael Carrick Resmi Pimpin Manchester United Pasca Solskjaer Dipecat
"DIa bisa bermain di enam posisi, gelandang bertahan, gelandang serang, sayap (kiri), penyerang, false nine, sayap sisi lainnya, dan dia bisa bermain di mana saja. Dia pintar, intuitif dan rajin," puji Guardiola.
Tag
Berita Terkait
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Misteri Brankas Rp476 Miliar di Rumah Sentul City, Benarkah Milik Jampidsus Febrie Adriansyah?
-
Valas Rp476 Miliar dan 74 Kg Emas Disita, Brankas Rahasia di Sentul Dibongkar Polisi
-
5 Sepeda City Bike Termurah, Mulai Rp1 Jutaan untuk Keliling Kota hingga Berangkat Kerja
-
Usai Geledah Cafe di Cipete, Polisi Boyong 74 Kg Emas dari Sentul
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara
-
Alexis Mac Allister: Tenang, Timnas Argentina Pengalaman di Semifinal
-
Rodrigo De Paul: Saya Harus Kendalikan Emosi di Laga Argentina vs Inggris
-
Jelang Argentina vs Inggris, Gonzalo Montiel: Kami Sudah Lewati Masa Sulit
-
Kata-kata Didier Deschamps, Prancis Aneh Hadapi Spanyol Hingga Angkat Koper dari Piala Dunia 2026
-
Pedro Porro: Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Tidak Ada di Mimpi Paling Liar Saya
-
Rekor Sempurna Luis de la Fuente: Spanyol 14 Pertandingan Tanpa Kalah
-
Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, De la Fuente: Pemain Luar Biasa
-
Kontroversi Semifinal Piala Dunia 2026? Yamal Handball, Spanyol yang Dapat Penalti
-
Rekor 7 Dekade Prancis Patah! Spanyol ke Final Piala Dunia Setelah 16 Tahun