Suara.com - Pelatih Persib Bandung Robert Alberts mengatakan Marc Klok mengalami cedera pada bagian otot hamstring ketika pertandingan melawan Persik Kediri, Minggu (12/12/2021).
Dikutip dari situs resmi klub, Senin (13/12/2021), Robert menjelaskan cedera yang didapat oleh Marc Klok ini terjadi lantaran pemain berusia 28 tahun itu melakukan gerakan eksplosif ketika bermain melawan Persik Kediri.
Pelatih asal Belanda itu mengatakan, sebenarnya gangguan yang dialami oleh Marc Klok sudah terlihat pada babak pertama, dan sudah menanyakan kondisinya pada turun minum.
Robert melanjutkan, Marc Klok mengatakan ia masih bisa siap untuk bermain di babak kedua namun pada akhirnya harus diganti oleh Abdul Aziz setelah beberapa menit bermain.
"Marc sudah terlihat mendapat gangguan di babak pertama. Ketika jeda, kami menanyakan soal kondisinya itu. Dia bilang oke, ini hal normal. Ia ingin melanjutkan main di babak kedua. Di babak kedua, dia melakukan gerakan yang cukup eksplosif sehingga terasa (sakit)," kata Robert.
Menurutnya, kejadian seperti ini akan menjadi pelajaran untuk tim pelatih agar bisa mengantisipasi hal-hal seperti ini karena pemain ingin mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk membantu Persib Bandung.
Robert memahami para pemain ingin berusaha dengan maksimal, namun hal itu juga harus dibarengi oleh antisipasi yang disiapkan tim pelatih agar tidak terjadi cedera yang lebih parah.
"Ini jadi pembelajaran buat kami bagaimana mengantisipasi hal-hal seperti ini. Pemain ingin mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan mencapai apa yang diinginkan oleh tim. Mereka berusaha dengan maksimal. Tapi kami juga harus belajar untuk mengantisipasinya," jelas Robert.
Pada pertandingan Persib Bandung melawan Persik Kediri, Marc Klok tercatat hanya mampu bermain selama 50 menit setelah mengalami cedera dan digantikan oleh Abdul Aziz.
Baca Juga: Vietnam Ketiban Rezeki Jelang Hadapi Timnas Indonesia di Piala AFF 2020
Pertandingan yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Minggu ini pada akhirnya dimenangkan oleh Persib Bandung dengan skor 1-0 berkat gol dari Frets Butuan.
Berita Terkait
-
Gothia Cup 2026: Akademi Persib Cimahi Bidik Back to Back Juara
-
Profil Patryk Klimala Bomber Haus Gol Asal Polandia yang Ogah Gabung Persib
-
Bomber Polandia Tolak Mentah-mentah Gabung ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Tunda Latihan Perdana Jelang Musim Baru, Kenapa?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan