Suara.com - Bek asal Slovakia Milan Skriniar mengatakan dirinya tidak menutup kemungkinan untuk meninggalkan Inter Milan dan bermain di luar Italia, namun saat ini ia bahagia bersama Nerazzuri.
"Pengalaman baru di luar negeri bukanlah hal yang buruk, tetapi telah mengatakan itu, saya sangat senang di Inter dan tinggal di Milan," ujar Milan Skriniar, dikutip dari football-italia, Sabtu (25/12/2021).
Meski mengungkapkan hal itu, Skriniar mengakui saat ini dirinya sama sekali tidak berpikiran untuk hengkang dari Inter Milan karena senang berada di sana.
Dia menjelaskan, tidak ada yang tahu apa yang terjadi ke depannya dan ia bersama Inter Milan sama sekali belum berbicara soal perpanjangan kontraknya yang akan habs pada 2023 mendatang.
"Saya tidak berpikir soal pergi, saya senang berada di sini. Kamu tidak tahu apa yang akan mungkin terjadi, meskipun kami belum berbicara soal perpanjangan, apalagi kontrak saya habis pada 2023," ungkap Skriniar.
Pemain berusia 26 tahun itu mengatakan, dirinya tahu ketika datang ke Inter Milan, dia akan datang ke klub yang bersejarah dan yang sedang berjuang.
Milan Skriniar mengatakan cukup sulit saat dirinya datang ke Inter Milan untuk bertahan menggunakan skema bertahan dengan tiga orang karena ia belum pernah melakukannya dan butuh perjuangan untuk beralih dari skema pertahanan empat orang.
"Saya tahu bahwa saya akan datang ke klub bersejarah, bahkan jika itu adalah klub yang pada saat itu sedang berjuang. Sulit untuk beralih dari pertahanan empat orang menjadi tiga orang, karena saya belum pernah melakukan itu sebelumnya dan itu adalah perjuangan," jelas Skriniar.
Milan Skriniar datang ke Inter Milan pada musim panas 2017 dari Sampdoria dan menjadi bagian penting dari lini pertahanan Nerazzuri serta berhasil mempersembahkan gelar juara Liga Italia setelah hampir 10 tahun lebih.
Baca Juga: Singapura Dihabisi Timnas Indonesia, Tatsuma Yoshida: Tak Perlu Cari Alasan atau Komplain
Pada musim ini, Milan Skriniar juga menjadi bagian tak tergantikan di lini pertahanan Inter Milan dengan mencatatkan 23 penampilan serta mencetak 3 gol di segala ajang.
Berita Terkait
-
AS Roma Hajar Fiorentina 4-0, Persaingan Tiket Liga Champions Memanas
-
Inter Milan Juara! Cristian Chivu Dedikasikan Gelar Scudetto untuk Para Pendahulu
-
Fakta Unik Inter Milan Scudetto: Pembuktian Manis Cristian Chivu Lawan Mantan
-
Kalakan Parma, Inter Milan Kunci Gelar Juara Liga Italia 2025/2026
-
Inter Milan di Ambang Scudetto! Nerazzurri Bisa Kunci Gelar Juara Serie A Pekan Depan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Timnas Indonesia U-17 Introspeksi Total usai Gagal di AFF, Kurniawan Siapkan Kejutan untuk China
-
Shayne Pattynama Kritik Taktik Persija Jelang Hadapi Persib Bandung
-
Mauricio Souza Siapkan Strategi Khusus Hadapi Persib, Persija Bidik Kemenangan di GBK
-
Jalan ke Jepang Terbuka, SSB Indonesia Bisa Tantang Akademi Elite Dunia
-
Bek Melbourne City Mathew Baker Pimpin Mentalitas Juara Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia 2026
-
Thomas Tuchel Optimis Performa Cole Palmer Bangkit Jelang Piala Dunia 2026
-
Persiapan Matang Jelang Piala Dunia 2026, Uzbekistan Tantang Eks Anak Asuh John Herdman
-
Ancaman Degradasi Menghantui Persijap Jepara, Kalahkan Persita Harga Mati
-
CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2
-
60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?