Suara.com - Pekan ke-23 BRI Liga 1 2021-2022 lagi-lagi menghadirkan keputusan kontroversial dari wasit yang mengabaikan momen saat kemaluan penyerang Bali United, Privat Mbarga ditendang oleh bek PSM Makassar, Hasyim Kipuw.
BRI Liga 1 2021-2022 pekan ke-23 menghadirkan laga antara Bali United melawan PSM Makassar di hari terakhir, Senin (07/02/22) malam WIB.
Dalam laga itu, Bali United harus puas menerima hasil imbang setelah Laskar Juku Eja berhasil mencetak gol penyama kedudukan di masa Injury Time.
Bali United mampu unggul cepat lewat gol Stefano Lilipaly di menit ke-18. Gol Laskar Serdadu Tridatu ini pun sempat dibalas oleh Delvin Rumbino 20 menit berselang.
Namun, gol balasan Delvin Rumbino ini mampu dibalas kembali oleh Bali United yang berhasil mencetak gol kedua lewat bombernya, Ilija Spasojevic.
Sayangnya, kemenangan di depan mata Bali United harus buyar setelah Yakob Sayuri mencetak gol penyama kedudukan tepat di menit ke-90+1.
Dalam laga yang berakhir imbang ini, terdapat sebuah momen yang cukup disayangkan oleh banyak penikmat sepak bola saat wasit mengabaikan pelanggaran yang dibuat Hasyim Kipuw kepada Privat Mbarga.
Kejadian itu terjadi di menit ke-33 saat Privat Mbarga tengah menggiring bola dan melakukan tusukan ke kotak penalti PSM.
Usai berhasil melewati satu pemain lawan, Privat Mbarga mencoba melewati hadangan Hasyim Kipuw yang hendak menyapu bola.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Imbang 2-2, Gol Larut Yakob Sayuri untuk PSM Batalkan Kemenangan Bali United
Hanya saja, tendangan Hasyim Kipuw tak mengenai bola dan malah mengenai kemaluan Privat Mbarga. Tak ayal, pemain anyar Bali United terjatuh meringis kesakitan.
Akan tetapi, wasit Sigit Budiyanto yang berdiri di dekat tempat kejadian, tak meniupkan peluit dan malah membiarkan bola tetap bergulir.
Hal ini pun menjadi sorotan penikmat sepak bola Tanah Air yang menyayangkan keputusan wasit tersebut, mengingat tendangan Hasyim Kipuw itu adalah murni pelanggaran.
Kontroversi di Laga Sebelumnya
Keputusan wasit Sigit Budiyanto di laga Bali United vs PSM Makassar yang mengabaikan pelanggaran Hasyim Kipuw ke Privat Mbarga seakan melengkapi kontroversi yang terjadi di pekan ke-23 BRI Liga 1 2021-2022.
Beberapa jam sebelum laga Bali United vs PSM, wasit bernama Adi Riyanto yang memimpin laga Borneo FC vs Tira Persikabo juga menjadi sorotan karena juga mengabaikan pelanggaran.
Di laga yang berkesudahan 2-0 untuk Borneo FC itu, wasit Adi Riyanto mengabaikan pelanggaran yang dibuat kiper Tira Persikabo, Dicky Indrayana yang menepis bola di luar kotak penalti.
Kontributor: Zulfikar Pamungkas
Tag
Berita Terkait
-
Prediksi Burnley vs Man United di Liga Inggris Dini Hari Nanti, 9 Februari 2022
-
Jelang Piala AFF U-23, Shin Tae-yong Keluhkan Hal Ini di Sesi Latihan Timnas Indonesia
-
Laga Borneo FC vs Tira Persikabo Tuai Sorotan, Kiper Tepis Bola di Luar Kotak Penalti Tak Pelanggaran
-
Dihajar Dua Gol Tanpa Balas, Pelatih Tira Persikabo Akui Ada Gap Besar antara Timnya dengan Borneo FC
-
Tundukkan Persikabo, Fakhri Husaini Bangga dengan Performa Borneo FC
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Marak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Integritas Tak Bisa Dijamin Meski Dipilih Rakyat
-
Transformasi Digital Sukses, Bisnis Madu Asal Lampung Manfaatkan QRIS dan Pembiayaan BRI
-
Lionel Scaloni Menyebut Argentina Bangkit Akibat Kesalahan Fatal Pelatih Inggris
-
Bukan Cuma Tubuh, Ini 5 Alasan Fermentasi Makanan Ramah untuk Lingkungan
-
5 Clarifying Toner yang Bantu Kulit Wajah Lebih Halus dan Sehat
-
Hina Kapolda NTB, WNA Asal Prancis Dihukum 3 Bulan Penjara
-
Arab Saudi Ubah Tarif Bea Masuk 51 Komoditas, Kemendag Minta Eksportir RI Tangkap Peluang
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin
-
Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar