Suara.com - Bayern Munich tidak akan mengubah cara menyerang mereka saat mengunjungi RB Salzburg di leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada Kamis (17/2) meskipun mereka secara mengejutkan kalah dari VFL Bochum pekan lalu, kata pelatih Julian Nagelsmann.
Bayern kalah 2-4 saat bertandang ke markas Bochum pada Sabtu (12/2), mereka kebobolan empat gol di babak pertama. Kekalahan tersebut memicu kritik dari media terhadap taktik menyerang yang diterapkan Nagelsmann.
"Filosofi saya, pendekatan saya, saya tidak akan mengubah itu," kata pelatih asal Jerman itu dalam konferensi pers menjelang pertandingan yang dikutip Antara dari Reuters pada Selasa (16/2/2022).
"Ada struktur tertentu dalam skuat kami, meski ada beberapa pemain yang absen."
"Hal yang lucu tentang sepak bola adalah bahwa diskusi ini hanya muncul ketika Anda kalah. Dalam kemenangan kami atas RB Leipzig, kami memiliki satu bek lebih sedikit daripada yang kami lakukan saat kalah dari Bochum, tetapi entah bagaimana semua orang mengatakan kami terlalu ofensif melawan Bochum."
"Pada akhirnya, ini semua tentang cara Anda bermain, bukan sistemnya. Saya tidak akan mengubah pendekatan saya berdasarkan apa yang ditulis media tentang kami."
Dalam konferensi tersebut Nagelsmann melontarkan pujian kepada direktur olahraga Salzburg Christoph Freund.
"Dia adalah direktur olahraga luar biasa yang memiliki mata yang tajam untuk menemukan bakat," kata Nagelsmann. "Red Bull akan agresif dalam pendekatan mereka pada pertandingan ini, dan itu hal yang bagus."
"Mereka memiliki tim yang sangat bagus, dengan banyak talenta muda. Itu akan bertentangan dengan DNA mereka bila mereka bermain bertahan."
Baca Juga: Link Live Streaming PSG vs Real Madrid di Liga Champions
Juara Austria mengklaim kemenangan 1-0 atas Sevilla di pertandingan terakhir grup untuk maju ke babak 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya.
Berita Terkait
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Dari Buruh Pabrik ke Piala Dunia 2026: Cinta Sang Istri Jadi Bahan Bakar Deniz Undav
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar