Suara.com - Pelatih Bayern Munich Julian Nagelsmann antusias menyambut duel kontra Salzburg di leg kedua babak 16 besar Liga Champions yang akan digelar di Allianz Arena, Rabu (9/3/2022) dini hari WIB.
Berdasarkan pengamatannya akan tim lawan dalam beberapa hari terakhir, Julian Nageslmann mengatakan Salzburg akan bermain bertahan.
Menurutnya, hal itu disebabkan banyaknya pemain andalan Salzburg yang menepi akibat sakit dan kelelahan.
"Salzburg akan berusaha untuk bertahan tinggi di lapangan. Mereka memiliki beberapa pemain yang absen [karena sakit] baru-baru ini, yang memengaruhi cara mereka berlatih," kata Nagelsmann.
"Mereka tampak sedikit lelah menjelang akhir pertemuan terakhir," sambungnya dikutip dari laman UEFA.
"Artinya kami harus menjaga tempo tetap tinggi."
Di leg pertama yang digelar di Red Bull Arena pada 17 Februari kemarin, Bayern Munich nyaris tumbang di markas Salzburg. Di laga tersebut Salzburg unggul lebih dulu lewat gol Chukwubuike Adamu di menit 21.
Beruntung bagi Die Roten, kekalahan bisa dihindari setelah Kingsley Coman menyeimbangkan papan skor menjadi 1-1 di akhir pertandingan.
Belajar dari leg pertama, Nagelsmann mengakui jika Salzburg bukanlah lawan yang mudah untuk ditundukkan. Meski dilanda masalah jelang leg kedua, Salzburg diyakini bakal memberikan perlawanan alot yang menurutnya membuat laga hidup mati di Allianz Arena menjadi istimewa.
Baca Juga: Prediksi Liverpool vs Inter Milan di Liga Champions Malam Ini
"Ini adalah pertandingan yang istimewa, dan kami memiliki ekspektasi yang tinggi untuk diri kami sendiri," ujar Nagelsmann.
"Saya harap kami akan memberikan performa yang bagus. Saya yakin bahwa setiap pemain tahu betapa pentingnya pertandingan ini."
Berita Terkait
-
Dari Buruh Pabrik ke Piala Dunia 2026: Cinta Sang Istri Jadi Bahan Bakar Deniz Undav
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Jerman Lolos ke Babak Gugur, Nagelsmann Ungkap Ambisi Selanjutnya
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey