Suara.com - Melihat kembali momen-momen penting yang membuat seorang megabintang sekelas Cristiano Ronaldo menitikkan air mata.
Cristiano Ronaldo menjadi salah satu ikon sepak bola saat ini. Selain skill olah bola yang menawan, ia juga memiliki fisik atletis, paras yang tampan dan kekayaan berlimpah ruah.
Dengan kata lain, banyak yang menggambarkan sosok Cristiano Ronaldo sebagai sosok sempurna untuk ukuran pesepak bola di era modern saat ini.
Meski digambarkan sempurna, pemain berusia 37 tahun ini tetaplah manusia biasa. Ia masih harus menerima momen yang membuatnya marah, jengkel bahkan juga membuatnya bersedih.
Tak terhitung berapa banyak momen buruk yang harus dilewati oleh seorang Cristiano Ronaldo hingga reaksinya menjadi santapan dan buah bibir dari penikmat sepak bola.
Berbicara mengenai momen-momen yang pernah dialami Cristiano Ronaldo, ternyata ada momen di mana dirinya menitikkan air mata.
Berikut sederet momen yang membuat air mata Cristiano Ronaldo mengucur deras:
1. Euro 2004
Tak ada kegagalan yang menyiksa batin Cristiano Ronaldo selain kegagalan Portugal menjuarai Euro 2004 di tanahnya sendiri.
Baca Juga: Tak Dimainkan Lawan Manchester City, Cristiano Ronaldo Marah dan Terbang ke Portugal
Cristiano Ronaldo yang kala itu baru berusia 19 tahun, hampir mencetak sejarah dengan membawa Portugal, selaku tuan rumah Euro 2004, keluar sebagai juara.
Hanya saja, ia gagal membawa Portugal menjadi juara usai gol tunggal Angelos Charisteas membawa Yunani keluar sebagai pemenang.
Pasca peluit panjang dibunyikan, nama Cristiano Ronaldo muda menangis haru di atas lapangan sehingga para rekan-rekannya mendatanginya untuk memberi pelukan dan menenangkannya.
2. Euro 2016
12 tahun pasca kegagalan di Euro 2004, Cristiano Ronaldo punya kesempatan untuk menebusnya di Euro 2016 saat Portugal lolos ke partai final.
Saat itu, Cristiano Ronaldo yang berstatus kapten tim, turun sebagai starter melawan tuan rumah Prancis di partai puncak.
Hanya saja, Cristiano Ronaldo tak bisa bermain lama setelah Dimitri Payet melanggarnya dengan keras. Alhasil, ia pun harus ditarik keluar dan tak bisa melanjutkan permainan akibat cedera.
Karena tak bisa bermain lagi, Ronaldo pun terlihat menitikkan air mata. Meski demikian, ia tetap aktif membantu rekan-rekannya dari tepi lapangan lewat instruksinya.
Tak disangka hal itu berbuah manis, di mana Portugal berhasil keluar sebagai juara Euro 2016 berkat gol tunggal Eder di babak Extra Time.
3. Ballon d’Or 2013
Cristiano Ronaldo tak hanya menitikkan air mata saat tengah bersedih. Saat momen penuh suka cita pun, ia tak segan menangis seperti saat meraih Ballon d’Or pada tahun 2013.
Cristiano Ronaldo terlihat menangis di panggung kala menerima penghargaan Ballon d'Or 2013 yang merupakan Ballon d'Or keduanya kala itu.
Tangis bahagia Cristiano Ronaldo ini diyakini banyak pihak sebagai ungkapan ekspresi atas kerja kerasnya yang akhirnya bisa meruntuhkan hegemoni Lionel Messi di penghargaan tersebut.
4. Debut Bareng Juventus di Liga Champions
Tangis haru pernah keluar dari mata Cristiano Ronaldo kala berseragam Juventus, tepatnya saat melakukan debut di Liga Champions bareng Si Nyonya Tua.
Saat itu di pertandingan pertama grup H Liga Champions 2018-2019, Cristiano Ronaldo harus mendapat kartu merah usai melakukan pelanggaran.
Kartu merah ini membuatnya terpukul sehingga menangis, karena laga itu merupakan laga debutnya di Liga Champions bersama Juventus.
5. Saat Ayah Meninggal Dunia
Pada 6 September 2005, hidup Cristiano Ronaldo diselimuti awan kelam menyusul berpulangnya sang ayah ke pangkuan Yang Maha Kuasa.
Kepergian sang ayah membuat Cristiano Ronaldo terpukul. Ia bahkan lebih terpukul lagi saat rekan setimnya di Manchester United, Ruud van Nistelrooy menyebutnya telah menemukan ayah baru di Old Trafford pada diri Carlos Queiroz.
Ucapan Ruud van Nistelrooy ini ternyata melukai hati Cristiano Ronaldo yang belum sepenuhnya lepas dari masa berkabung. Karena ucapan rekannya itu, ia pun menangis haru karena terkenang sang ayah yang telah berpulang.
[Vikal Pamungkas]
Berita Terkait
-
Tajam! Fabio Capello Sebut Cristiano Ronaldo Tak Punya Otak Jenius seperti Messi
-
Transfer ke Arab Saudi Kembali Memanas! Salah Bakal Susul Cristiano Ronaldo dan Sadio Mane
-
Cristiano Ronaldo Mogok Main di Al-Nassr, Georgina Rodriguez Pamer Ferrari Rp8,7M
-
Cristiano Ronaldo Diprediksi Akhiri Aksi Mogok, Siap Bela Al Nassr Akhir Pekan Ini
-
Toni Kroos: Tanpa Ronaldo, Tidak Ada yang Nonton Liga Arab Saudi
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan