Suara.com - Mantan bek tangguh sekaligus kapten Manchester United, Nemanja Vidic melontarkan rasa simpatinya ke bek sekaligus kapten Setan Merah saat ini, Harry Maguire yang belakangan terus jadi bulan-bulanan publik akibat performa buruknya di level klub.
Bukan sekali dua kali, Maguire telah sering bikin blunder ataupun kesalahan-kesalahan elementer, yang berujung pada hasil-hasil buruk yang dipetik Manchester United.
Teranyar, Maguire kembali jadi salah satu penyebab kekalahan memalukan Manchester United dengan skor 0-1 di markas papan bawah Everton akhir pekan kemarin di lanjutan Liga Inggris.
Manchester United tumbang berkat gol dari Anthony Gordon pada menit ke-27. Nah, tendangan Gordon dari luar kotak penalti yang sebenarnya lemah itu membentur Maguire, yang ada di kotak penalti Manchester United, sehingga bolanya berubah arah dan membuat kiperDavid de Gea tak berdaya.
Menurut Nemanja Vidic, semua orang kini seperti bahagia melihat Harry Maguire menderita dan selalu menanti bek tengah Timnas Inggris melakukan kesalahan.
Namun, Vidic mengakui jika Maguire musim ini memang jauh dari performa terbaiknya.
"Performanya jauh dari kata meyakinkan, jauh di bawah standar musim ini. Kita semua tahu dia (Maguire) bisa jauh lebih baik dari ini. Saya bersimpati padanya, karena semua orang kini seperti selalu menanti dia membuat kesalahan. Semua orang seperti senang melihat dia menderita," ucap Vidic seperti dilansir The Athletic, Senin (11/4/2022).
"Setiap pemain mempunyai masalah dengan performa pada waktu dalam kariernya. Saya juga pernah dan jelas bahwa Maguire tak dalam performa terbaiknya musim ini," sambung mantan bek tengah Timnas Serbia itu.
"Para pemain harus merasa mempunyai tenaga penuh dan kuat di lapangan lagi, tidak seperti sekarang di mana dia tak merasa bahwa itu terjadi padanya. Dia sedang down dan ini terasa seperti dia terus menukik."
"Sulit untuk bermain bagus saat Anda di bawah tekanan sangat besar karena orang menunggu Anda untuk melakukan kesalahan. Terasa seperti itu," tukas Vidic.
Berita Terkait
-
Melihat Desain Jersey Baru Manchester United untuk Musim 2026/2027, Yes or No?
-
Manchester United Bakal Punya Pelatih Permanen Sebelum Piala Dunia 2026
-
Daniel Levy Tak Pernah Bayangkan Tottenham Terjebak Zona Degradasi
-
Manchester United Disebut Berencana Permanenkan Michael Carrick
-
Super League Terapkan Skema Liga Inggris Soal Pembagian Pendapatan Dana Siaran Klub
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?
-
Jelang Dua Laga Penentuan, Ini Cara Marc Klok Bakar Semangat Pemain Persib Bandung
-
Klarifikasi Resmi Timnas Irak Terkait Isu Visa Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Cha Bum-kun: Legenda Korea Selatan yang Buka Jalan Pemain Asia ke Eropa
-
PSIM Yogyakarta Kejar Lisensi Asia Setelah Lolos Verifikasi Super League
-
Marcos Reina Mau Ngotot ke Persija Jakarta, Perbaiki Klasemen Akhir Super League
-
Pernah Hajar Argentina, Arab Saudi Pede Jungkalkan Spanyol dan Uruguay di Piala Dunia 2026