Suara.com - Pelatih Timnas Kosta Rika, Luis Fernando Suarez mengaku merasa mendapatkan pembenaran setelah membujuk pemain-pemain veteran seperti Keylor Navas dan Bryan Ruiz agar tetap bersama timnas, setelah mereka turut mengantarkan negaranya mengamankan tiket terakhir ke putaran final Piala Dunia 2022.
Tim Amerika Tengah itu mengalahkan Selandia Baru 1-0 dalam laga play-off Piala Dunia 2022 antarbenua di Qatar, Rabu (15/6/2022) dini hari WIB, untuk merebut tempat terakhir di gelaran Qatar 2022.
Gawang Kosta Rika dijaga Navas, kiper Paris Saint-Germain berusia 35 tahun yang sudah memperkuat timnas lebih dari 100 pertandingan, sementara Ruiz yang penyerang berusia 36 tahun juga diturunkan dalam laga kontra Selandia Baru.
"Saya harus membujuk mereka agar bertahan dan bertanding lagi dalam Piala Dunia dan saya senang saya sudah melakukannya. Kontribusi mereka luar biasa," kata Fernando Suarez seperti dilansir Reuters, Rabu.
"Banyak yang mengkritik, tetapi mereka jelas adalah bagian penting dari kesuksesan skuad ini. Grup ini spektakuler, saya tidak bisa melukiskannya. Ini kelompok manusia yang spektakuler. Bersama pemain-pemain ini, jauh lebih mudah untuk melakukan sesuatu," sambungnya.
Hadiah karena telah mengalahkan Selandia Baru bagi Kosta Rika adalah tempat di putaran final Piala Dunia 2022 di Grup E, di mana mereka akan tergabung bersama juara dunia satu kali Spanyol, juara dunia empat kali Jerman, serta tim kuat Asia Jepang.
"Ah, saya lupa," kata sang pelatih ketika ditanya tentang prospek timnya dalam grup yang sulit.
"Besok saya harus mulai memikirkan segalanya. Tapi kami harus berkembang, dan saya harap dalam beberapa bulan ke depan kami bisa melakukannya."
"Kami ingin kompetitif melawan negara-negara ini, saya kira itu penting," tukas Fernando Suarez.
Baca Juga: Kalahkan Selandia Baru, Kosta Rika Segel Tiket ke Piala Dunia 2022
Tag
Berita Terkait
-
I.League Cabut Larangan Suporter Tandang, Pertama Sejak Tragedi Kanjuruhan
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Lionel Messi Mau Dibunuh: Dari Bom Rakitan hingga Ditembak Senjata AR-15
-
Usai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Piala Dunia
-
Ungkap Harapan Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia, Prabowo: Harus Terus Berbenah!
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI