Suara.com - Klub Liga 1, Borneo FC Samarinda kembali menambah amunisi untuk mengarungi musim kompetisi 2022/2023 dengan mendatangkan penjaga gawang berpengalaman Dwi Kuswanto.
Chief Operating Officer (COO) Borneo FC Samarinda, Ponaryo Astaman berharap kehadiran kiper yang akrab disapa Dwikus itu mampu menambah kekuatan Pesut Etam di bawah mistar gawang.
"Pelatih kepala (Milomir Seslija) meminta akan kebutuhan kiper senior di tim ini, dan pilihan kita jatuh pada Dwi Kuswanto. Dengan waktu yang terbilang mepet ini, akhirnya kita bisa amankan tanda tangan Dwikus," papar Ponaryo seperti dimuat laman resmi Borneo FC.
Ponaryo menjelaskan Borneo FC saat ini memiliki stok empat penjaga gawang, yakni tiga kiper senior dan satu kiper muda.
"Saya rasa persaingannya akan sama, dan pemain muda masih akan punya potensi untuk bisa mengisi pos penjaga gawang utama," tutur Ponaryo.
Sementara itu, Dwikus mengaku sudah mendapat izin dari keluarga untuk bisa bergabung besama Pesut Etam pada musim ini.
Musim lalu, kata kiper 36 tahun kelahiran Sidoarjo itu, sebenarnya ada peluang bergabung dengan Borneo FC, tetapi karena alasan keluarga membuatnya memilih untuk ke Persela Lamongan setelah sebelumnya membela Persikabo 1973.
"Tapi tahun ini saya mendapat dukungan dari keluarga untuk bergabung ke sini," ungkap Dwikus.
Dwikus pun memahami persaingan ketat di sektor penjaga gawang Borneo FC, tetapi akan dilaluinya dengan memberikan penampilan terbaik.
Baca Juga: Akhirnya Kembali Rasakan Atmosfer Stadion dengan Suporter, Javlon Guseynov Sampai Gemetar
"Saya tahu persiangannya seperti apa, tapi yang jelas saya akan tampilkan kemampuan terbaik saya di latihan dan bisa memberi kontribusi untuk Borneo FC," pungkas Dwi Kuswanto.
Sebelumnya, sektor kiper Borneo FC Samarinda sudah dihuni nama-nama macam Angga Saputro sebagai kiper utama, serta Shahar Ginanjar dan Daffa Fasya.
Berita Terkait
-
Mariano Peralta Dirumorkan ke Persija Jakarta, Pemilik Borneo FC Buka Suara
-
Gagal Juara Usai Kalah Head to Head dengan Persib, Kiper Borneo FC Tetap Bangga
-
Thom Haye Sindir Pelatih Borneo FC Usai Keluhkan Aruran Head to Head
-
Borneo FC Gagal Juara, Fabio Lefundes Tetap Bangga Pecahkan Rekor Super League
-
Persib Bandung Beri Hormat pada Borneo hingga Persija Usai Drama Sengit di Super League 2025/2026
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji