Suara.com - Timnas Indonesia U-19 memang menelan kekalahan dari Bhayangkara FC dalam pertandingan uji coba di Stadion Patriot, Bekasi, Senin (27/6/2022) malam WIB. Meski demikian, pelatih Shin Tae-yong justru merasa senang, apa sebabnya?
Uji coba kontra Bhayangkara FC merupakan salah satu rangkaian persiapan yang dilalui timnas Indonesia U-19 jelang tampil di Piala AFF U-19 2022.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin (27/6/2022) itu, timnas U-19 takluk dengan skor 0-1 dari Bhayangkara FC.
Gawang skuad Garuda Nusantara --julukan Timnas Indonesia U-19-- kemasukan gol di babak kedua tepatnya pada menit 81. Ujung tombak Bhayangkara FC, Youssef Ezzejari mencatatkan namanya di papan skor.
Meski kalah, Shin Tae-yong merasa puas dengan penampilan timnas Indonesia U-19. Menurutnya, Ronaldo Kwateh dan kawan-kawan mulai menunjukkan peningkatan performa sejak pertama kali menggelar training camp (TC) di Jakarta sejak 20 Juni lalu.
"Sangat senang karena performa pemain lumayan, memang baru saja memasuki training camp beberapa hari," kata Shin Tae-yong.
"Tapi secara organisasi menjadi baik, jadi saya senang," sambung mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut.
Ini merupakan uji coba kedua Timnas Indonesia U-19 jelang Piala AFF U-19. Sebelumnya, mereka sudah melawan Persija Jakarta di Stadion Madya, Jakarta pada 24 Juni lalu.
Dalam pertandingan yang berlangsung 3x30 menit itu, tidak ada gol tercipta alias laga berakhir imbang. Timnas Indonesia U-19 bermain seri kontra Persija yang menurunkan pemain akademi.
Baca Juga: Jadwal PSIS Semarang vs Bhayangkara FC di Perempat Final Piala Presiden 2022
Terkini, timnas Indonesia U-19 terus mematangkan persiapan jelang Piala AFF U-19 2022 yang akan berlangsung di Jakarta dan Bekasi pada 2-15 Juli mendatang.
Di Piala AFF U-19 2022, Timnas Indonesia U-19 tergabung di Grup A bersama Vietnam, Myanmar, Thailand, Filipina, dan Brunei Darussalam.
Tag
Berita Terkait
-
Stadion Jatidiri Jadi Tempat Laga PSIS Semarang vs Bhayangkara FC di Perempat Final Piala Presiden 2022
-
JDT Pastikan Rekrut Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Jordi Amat
-
Info Tiket PSIS Semarang vs Bhayangkara FC Piala Presiden 2022, Minggu 3 Juli 2022 Dicari Suporter
-
5 Hits Bola: Profil Nathan James, Pengganti Elkan Baggott yang Dipanggil Timnas Thailand U-19
-
Trending Topic di Twitter, Publik Kecewa Jordi Amat Gabung JDT: #StayInEurope Menggema
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan