Suara.com - Manchester United diyakini bisa mendapatkan sejumlah keuntungan apabila berhasil mendatangkan Casemiro dari Real Madrid di bursa transfer musim panas ini.
Dari laporan The Guardian, Manchester United sudah mengajukan proposal resmi kepada Real Madrid pada Kamis (18/8/2022) malam waktu setempat untuk merekrut Casemiro.
Kabarnya, Manchester United siap mengeluarkan biaya sebesar 60 juta euro ditambah sejumlah bonus hingga nilai transfer Casemiro ini mencapai angka 70 juta euro.
Manajer Manchester United, Erik ten Hag, disebut-sebut membutuhkan sosok gelandang tangguh untuk memperkuat lini tengah. Casemiro menjadi opsi terbaik untuk spesifikasi yang dibutuhkan Setan Merah.
Kebutuhan ini tak terlepas dari buruknya performa dua gelandang Manchester United, Scott McTominay dan Fred, pada awal musim Liga Inggris 2022/2023.
Performa kedua pemain itu yang jauh dari harapan memaksa Erik ten Hag untuk menyodorkan proposal transfer kepada Manchester United untuk merekrut Casemiro.
Pemain asal Brasil ini diharapkan mampu memberikan kualitas di sektor lini tengah Setan Merah yang selama awal musim ini masih tampil angin-anginan.
Apabila benar-benar berhasil mendatangkan Casemiro dari Real Madrid, Manchester United diyakini isa mendapatkan sejumlah keuntungan yang berharga.
Berikut Suara.com menyajikan tiga dampak positif apabila Casemiro benar-benar bergabung ke Manchester United:
1. Mengisi Kekurangan di Lini Tengah
Kehadiran Casemiro tentunya menjadi keuntungan luar biasa bagi Manchester United apabila melihat kemampuannya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia saat ini.
Casemiro bukanlah sosok gelandang yang produktif dalam menyumbangkan gol maupun assist untuk Real Madrid. Dia lebih berperan untuk menahan bola dan menjadi benteng pertama ketika lawan melancarkan serangan.
Gelandang timnas Brasil ini bertugas untuk merebut bola dari lawan dan mengubah arah permainan dari defensif ke ofensif. Kualitas seperti inilah yang tak dimiliki oleh gelandang MU seperti Scott McTominay maupun Fred.
2. Memberikan Kenyamanan untuk Gelandang Lain
Karena peran Casemiro yang lebih berkarakter defensif, tentu saja dia bisa berbagi peran dengan gelandang-gelandang MU lainnya yang bertipe ofensif.
Keunggulan Casemiro inilah yang bisa menyeimbangkan lini tengah Manchester United. Para gelandang yang bertipe ofensif bisa fokus untuk menyerang, sedangkan Casemiro menjaga sisi pertahanan.
Peran penting gelandang berusia 30 tahun itu ditopang dengan respons cepatnya dalam mengatasi situasi tertentu. Ia juga piawai dalam membaca permainan dan mampu menempatkan posisi dengan sangat apik di atas lapangan.
3. Pengalaman Juara Liga Champions
Soal mental bertanding, tentu saja Casemiro tak perlu diragukan lagi. Selama memperkuat Real Madrid, dia sudah memperlihatkan peran pentingnya untuk Los Blancos dalam meraih gelar juara.
Salah satu prestasi yang istimewa tentu saja mempersembahkan lima gelar juara Liga Champions untuk raksasa Liga Spanyol tersebut.
Masing-masing trofi Liga Champions ini diraih Casemiro pada edisi 2013/2014, 2015/2016, 2016/2017, 2017/2018, dan 2021/2022.
Lima gelar juara itu belum termasuk tiga trofi La Liga yang berhasil diraih pada 2016/2017, 2019/2020, dan 2021/2022.
Kontributor: Muh Adif Setiawan
Berita Terkait
-
3 Alasan Kepergian Casemiro Takkan Dirindukan Real Madrid
-
5 Hits Bola: Segera TC, Inilah Daftar Pemain Timnas Indonesia U-19 yang Mungkin Dipanggil Shin Tae-yong
-
Negosiasi Lancar, Casemiro Segera Gabung Manchester United
-
3 Tanda Benjamin Mora Segera Diperkenalkan Jadi Pelatih Persib dan 4 Berita Bola Terkini
-
Dilirik Manchester United, Casemiro Pertimbangkan Tinggalkan Real Madrid
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia