Suara.com - Pelatih Persija Thomas Doll mengatakan bahwa timnya tak boleh memberikan ruang untuk Persita pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2022-2023, Rabu (24/8/2022), karena itu bisa menimbulkan petaka bagi skuadnya.
"Kami tak bisa membiarkan mereka menemukan ruang. Persita memiliki pemain-pemain cepat yang berbahaya dalam serangan balik," ujar Doll dalam konferensi pers sebelum pertandingan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Selasa (23/8/2022).
Oleh karena itu, juru taktik asal Jerman tersebut meminta anak-anak asuhnya untuk berkonsentrasi sepanjang pertandingan.
Skuad "Macan Kemayoran" diharapkan tidak terlalu mudah kehilangan bola ketika sedang menguasai jalannya laga.
"Kami mesti bermain pintar dan menunjukkan sepak bola yang bagus," kata Doll seperti dikutip Antara.
Eks pelatih Borussia Dortmund itu pun optimistis skuadnya mampu menundukkan Persita yang tengah dalam performa yang apik.
Persija, dia melanjutkan, dalam kondisi mental yang mantap setelah menundukkan RANS Nusantara FC pada Sabtu (20/8/2022) dengan skor 3-0.
Selain itu, Riko Simanjuntak dan kawan-kawan juga akan mendapatkan dukungan dari ribuan suporter loyalnya The Jakmania.
"Saya sangat positif untuk laga besok. Kami akan memberikan yang terbaik untuk suporter," tutur Doll.
Gelandang Persija Syahrian Abimanyu pun menatap pertandingan kontra Persita dengan keyakinan menang.
"Kami dalam 'mood' yang bagus setelah kemenangan Sabtu kemarin. Kami siap menghadapi lawan tengah dalam penampilan yang bagus. Kami mau menghibur suporter di stadion," ujar pemain yang akrab disapa Abi itu.
Pertandingan Persija versus Persita digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (24/8/2022), mulai pukul 20.00 WIB.
Persita saat ini berada di peringkat keempat klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2022-2023 setelah menyudahi lima laga mereka dengan empat kemenangan dan satu kekalahan.
Sementara Persija bertengger di posisi ketujuh dengan delapan poin dari lima laga.
Pada Liga 1 musim sebelumnya, Persita tak berhasil menundukkan Persija dari dua pertandingan. Pada pertemuan pertama, kedua tim imbang 1-1. Saat bersua untuk kedua kalinya, Persita kalah 1-2 dari skuad "Macan Kemayoran".
Tag
Berita Terkait
-
Persib Bandung di Puncak Klasemen, Adam Alis Ingkatkan Perjalanan Masih Panjang
-
Mauricio Souza Akui Sering Begadang Pikirkan Performa Persija Jakarta
-
Bek Kanan Persija Kelewat Berani, Dewa United Manfaatkan Ruang Kosong
-
Persija Dua Laga Tanpa Kemenangan, Jordi Amat Berharap Macan Kemayoran Pindah Kandang
-
Skuad Persija Dibubarkan Jelang Hari Raya Idul Fitri
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Ucap Selamat Lebaran 2026, Postingan Cristiano Ronaldo Tembus 6 Juta View dalam 2 Jam
-
Dituding Tak Loyal ke Pemerintah, Sardar Azmoun Dicoret dari Timnas Iran
-
Status WNI Dean James Jadi Skandal, KNVB: Ini Kasus yang Rumit, Mohon Bersabar
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool