Suara.com - Striker muda PSM Makassar Ramadhan Sananta menjadi sorotan setelah dipanggil Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong untuk menghadapi Curacao di FIFA Matchday.
Pemanggilan Ramadhan Sananta diketahui dari laman resmi PSM Makassar. Pemain berusia 19 tahun tersebut dipanggil ke Timnas Indonesia oleh Shin Tae-yong bersama Yakob Sayuri.
“Tim Nasional Indonesia Senior memanggil 2 pemain PSM Makassar yakni Yakob Sayuri dan Ramadhan Sananta untuk mengikuti pemusatan latihan sekaligus FIFA Matchday melawan Curacao pada bulan September yang akan berlangsung di Indonesia,” bunyi pernyataan PSM Makassar.
Pemanggilan ini pun menjadi pemanggilan perdana bagi Ramadhan Sananta. Sebelumnya dirinya tak pernah dipanggil ke Timnas Indonesia.
Sedangkan bagi Yakob Sayuri, ini merupakan pemanggilan keduanya setelah sebelumnya sempat merasakan tangan dingin Shin Tae-yong pada 2021 lalu.
Panggilan membela Timnas Indonesia ini pun seakan menjadi bukti kerja keras Ramadhan Sananta di pentas Liga 1 2022/2023.
Sejauh ini, dirinya telah mencetak 3 gol bagi PSM Makassar di kancah Liga 1 2022/2023, di mana dua gol di antaranya dicetak ke gawang Persib Bandung.
Profil Ramadhan Sananta
Ramadhan Sananta merupakan pemain muda yang berasal dari Daik, Kabupaten Lingga, sebuah pulau di Indonesia yang dekat dengan Singapura.
Baca Juga: Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Hong Kong, Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 Malam Ini
Ia lahir pada 27 November 2002. Diketahui, dirinya mengawali kiprah di sebuah sekolah sepak bola bernama Asian School Footballs pada 2019.
Setelahnya, Ramadhan Sananta meneruskan kiprahnya di PPLP Kepulauan Riau dan kemudian bergabung PS Harjuna Putra, klub asal Sumatera Utara.
Tak butuh waktu lama, bakatnya pun kemudian dilirik tim Liga 1, Persikabo 1973. Ia berhasil melakoni debutnya di pentas Liga 1 pada musim 2021-2022 pada 3 Februari 2022.
Selama membela Persikabo 1973, Ramadhan Sananta tampil sebanyak empat kali di pentas Liga 1 2021-2022.
Kalah bersaing dengan penyerang Persikabo 1973 seperti Dimas Drajad, Ramadhan Sananta kemudian bergabung PSM Makassar.
Siapa sangka, di PSM Makassar dirinya beberapa kali menjadi andalan Bernardo Tavares. Tercatat ia menjadi andalan di Liga 1, Piala AFC dan Piala Presiden.
Tag
Berita Terkait
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Marselino Ferdinan Merapat ke Macan Kemayoran, Jawaban Bos Persija Bikin Penasaran
-
Bikin Timnas Indonesia Berantakan, Patrick Kluivert Dilirik Jadi Asisten Xavi di Belanda
-
Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
-
Mees Hilgers Kembali Latihan Bersama FC Twente Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara