Suara.com - Penonton Piala Dunia 2022 diminta hindari unta agar tak terkena penyakit berbahaya. Penyakit ini bernama flu unta. Bahkan penyakit itu disebut lebih mematikan dari COVID-19.
Penyakit ini diklaim karena serangga. Imbauan ini dilakukan agar dunia tidak lagi terkena wabah seperti COVID-19.
Dikutip dari Daily Star, Covid menyebabkan kekacauan di seluruh dunia ketika muncul pada tahun 2020. COVID-19 menyebabkan jutaan manusia meninggal dunia.
Sehingga penonton Piala Dunia di Qatar diminta lebih waspada.
Imbauan itu tertuang dalam publikasi yang mengklaim unta terinfeksi penyakit mematikan.
Penyakit ditularkan ke manusia. Penyakit itu disebut ditularkan lewat kelelawar.
Hingga kini belum ada vaksin untuk penyakit itu.
Faktor risiko tinggi telah memicu peringatan keras dari seorang profesor universitas, yang mendesak penggemar untuk menjaga jarak dari unta.
Ilmuwan yang mengimbau adalah Prof Paul Hunter, dari University of East Anglia.
“Penggemar harus menghindari unta di Qatar. Itu saran akal sehat untuk mengurangi risiko tertular virus. Ini adalah serangga jahat, jauh lebih mematikan daripada Covid-19 dengan tingkat kematian yang sangat tinggi, dan saat ini tidak ada vaksin yang efektif," kata Paul Hunter.
Hanya saja pemerintah Qatar tampaknya tidak menganggap serius ancaman tersebut.
Bahkan unta terlihat berkeliaran bebas di dekat pangkalan Souq Al Wakra Hotel pasukan Inggris di Doha.
Bahkan naik unta diperbolehkan.
Pejabat Qatar menolak berkomentar tentang masalah ini, begitu pula FA.
Padahal sudah ada dua kematian yang tercatat karena penyakit ini tahun ini.
Berita Terkait
-
Jelang Lawan Argentina, Timnas Spanyol Dalam Kondisi Mengkhawatirkan, Lini Belakang Krisis
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Masih Ingat Andri Syahputra? Lahir di Aceh Pilih Bela Timnas Qatar, Begini Nasibnya Sekarang
-
Seruan Boikot Menguat,DFBAkhiri Polemik: Jerman Tetap Ikut Piala Dunia 2026
-
5 Pemain Spanyol Terbaik Jelang Piala Dunia 2026, Lamine Yamal di Puncak
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Langkah Jenius Arema FC: Duo Persija Langsung Bungkam Persijap Jepara
-
Hajar Vietnam, Indonesia Cetak Sejarah Lolos ke Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Mauro Zijlstra Harus Bersaing Keras untuk Dapatkan Tempat di Lini Depan Persija
-
Thailand Tersisih, Irak Jumpa Iran di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Pesta 6-0, Jepang Tunggu Indonesia di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Jelang Lawan Argentina, Timnas Spanyol Dalam Kondisi Mengkhawatirkan, Lini Belakang Krisis
-
Bek yang Bantah Punya Darah Indonesia Resmi Gabung Barcelona, Dapat Kontrak Jangka Panjang
-
Mariano Peralta Dirumorkan ke Persib, Umuh Muchtar Ungkap Hal Mengejutkan
-
Sinyal Bahaya Buat John Herdman! Pelatih Gladbach Ungkap Kondisi Mengkhawatirkan Kevin Diks
-
Efek Domino Maarten Paes, Ajax Amsterdam Korbankan Kiper Muda Berbakat