Suara.com - Gelaran Piala Dunia 2022 tinggal menghitung hari, dan sejumlah pemain diprediksi bakal unjuk gigi dan mencuri perhatian publik di Qatar, termasuk pesepak bola Asia.
Di Piala Dunia 2022, enam negara Asia ambil bagian. Australia, Korea Selatan, Iran, Arab Saudi, Jepang dan Qatar selaku tuan rumah.
Melihat komposisi pemain, peluang wakil Asia untuk lolos ke babak 16 besar terbilang cukup besar. Khususnya Jepang dan Korea Selatan.
Sebagaimana diketahui, Jepang dan Korea Selatan memiliki materi pemain yang bisa dikatakan lebih mumpuni dan berkualitas ketimbang Australia, Qatar, Iran dan Arab Saudi.
Sejumlah pemain mereka berkompetisi di kompetisi kasta teratas Eropa. Tiga di antaranya bahkan memiliki nilai pasar yang cukup tinggi.
Tiga pemain tersebut adalah Son Heung-min, Daichi Kamada dan Kim Min-jae yang tercatat sebagai tiga pemain termahal di Asia saat ini.
1. Son Heung-min
Son Heung-min adalah pemain Asia yang memiliki nilai pasar tertinggi saat ini. Melansir laman Transfermarkt, penyerang Tottenham Hotspur itu bernilai Rp1,2 triliun atau 70 juta euro.
Di Liga Premier Inggris, pemain Tottenham Hotspur itu sudah membukukan 19 laga di semua kompetisi dan mengemas lima gol.
Baca Juga: Shayne Pattynama Tak Masuk Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2022
Sedangkan bersama Timnas Korea Selatan, Son Heung-min yang pernah dilatih Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, sudah tampil sebanyak 104 kali dan mencetak 35 gol.
Di Piala Dunia 2022, Son tetap menjadi andalan Tae Guk Warriors. Meski dia saat ini belum 100 persen fit setelah menjalani operasi patah tulang di wajah beberapa waktu lalu.
2. Daichi Kamada
Pemain Eintracht Frankfurt Daichi Kamada juga diprediksi akan mencuri perhatian di Piala Dunia 2022.
Memiliki nilai pasar 30 juta euro atau sekitar Rp521 miliar, menurut data transfermarkt, Kamada saat ini tercatat sebagai pemain Asia termahal ketiga.
Di Bundesliga, pemain berusia 26 tahun yang bisa menempati posisi penyerang dan gelandang itu tampil impresif bersama Eintracht.
Berita Terkait
-
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Qatar: Peluang Emas Patahkan Rekor Buruk 40 Tahun Terakhir
-
Timnas Indonesia U-17 Bisa Segel Tiket ke Piala Dunia, Ini Hitung-hitungannya
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker Ungkap Terinspirasi Jay Idzes dan Justin Hubner
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati