Suara.com - Timna Belgia siap memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2022 dengan pertandingan melawan Timnas Kanada pada matchday 1 Grup F di Stadion Ahmed bin Ali Stadium, Kamis (24/11/2022) dini hari WIB nanti
Mengingat kekuatan skuad mereka dan fakta mereka finis ketiga di Poala Dunia empat tahun lalu, Belgia favorit kuat mengalahkan Kanada, tetapi tim asuhan pelatih John Herdman tak boleh dipandang sebelah mata.
Pemain-pemain seperti Alphonso Davies dan Jonathan David telah mengubah Kanada menjadi salah satu kuda hitam yang bisa menciptakan masalah pada pertahanan Belgia yang diisi pemain-pemain gaek yang bakal kerepotan kalau diajak adu sprint.
Menyadari kelemahan ini Martinez memasang pola 3-5-2 guna meredam kecepatan Kanada dan tak membiarkan tim Amerika Utara itu mendapatkan momentum serangan, terutama serangan balik yang sangat mengandalkan kecepatan.
Dalam formasi ini, bek sayap Thomas Meunier dan Timothy Castagne akan bergerak untuk memerdekakan trio gelandang Youri Tielemans, Axel Witsel, dan Kevin De Bruyne untuk bermain sekreatif mungkin tanpa terpancing ajakan tempo cepat yang dimainkan Kanada.
Selain itu formasi 3-4-2-1 membuat Kevin De Bruyne beroperasi sebagai penyerang bayangan yang gerakannya lebih bebas ketimbang striker murni.
Kanada sendiri tidak akan terganggu oleh upaya Belgia dalam merusak konsentrasi mereka memainkan pola permainan cepat. Lagi pula Kanada memiliki individu dan semangat kolektif dalam menciptakan masalah kepada lawan.
Kecepatan Alphonso Davies bisa menyusahkan Belgia, selain terpaksa memberikan perhatian ekstra keras kepada Jonathan Davies, dan juga Cyle Larin yang menjadi trisula Kanada dalam formasi 4-3-3.
Trisula ini akan didukung trio gelandang Tajon Buchanan, Atiba Hutchinson, dan Stephen Eustaquio yang memastikan adanya pasokan dukungan dan bola ke sepertiga terakhir lapangan di mana Hutchinson menjadi pemasok bola dari tengah. Sedangkan Buchanan dan Eustaquio lebih berfungsi sebagai penjaga keseimbangan lini tengah.
Posisi pelindung terakhir pertahanan Kanada akan diserahkan kepada kiper Milan Borjan yang dilindungi oleh kuartet belakang di bawah pimpinan Steven Vitoria dan Kamal Miller, sedangkan bek kanan Alistair Johnston dan bek kiri Sam Adekugbe menjadi pilihan ideal untuk sayap pertahanan Kanada yang setiap sayap menjadi motor serangan dari daerah pertahanan sendiri di sisi lapangan.
5 Fakta Menarik Belgia vs Kanada:
1. Belgia mengalahkan Kanada 2-0 dalam satu pertemuan di antara mereka sebelum ini yang terjadi pada Juni 1989.
2. Ini putaran final Piala Dunia kedua Kanada setelah Piala Dunia 1986 di mana Kanada tak pernah mencetak gol dalam putaran final yang pertamanya ini.
3. Sebaliknya Belgia sudah 14 kali lolos ke putaran final Piala Dunia dengan yang pertama mereka lakukan pada Piala Dunia 1930.
4. Belgia kalah dan menang masing-masing dua kali dalam lima laga terakhirnya menjelang Piala Dunia 2022. Mereka menang dan kalah tak lebih dari selisih satu gol.
Berita Terkait
-
Prediksi Starting XI Belgia di Piala Dunia 2026: Lukaku dan De Bruyne Masih Jadi Tumpuan
-
Jeremy Doku Bakal Tunjukkan Taring Generasi Baru Timnas Belgia Saat Hadapi Grup G Piala Dunia 2026
-
Pemain Keturunan Menyesal Soal Pilih Timnas: Kalau Saya Tahu Akhirnya Begini...
-
Steven Vitoria, Mantan Pemain Timnas Kanada Gabung Jadi Staf Pelatih Timnas Indonesia
-
Rilis Daftar Panggil, John Herdman Indikasikan Siap Jadikan Indonesia Timnas Kanada Jilid II
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026
-
Pukulan Telak Prancis! Rekan Calvin Verdonk Membelot ke Maroko Sejam Jelang Rilis Skuad Piala Dunia
-
Peluang Juara Dihancurkan Persib, Persija Jakarta Bertekad Bangkit saat Hadapi Persik Kediri
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Bantai Semen Padang 7-0
-
Lolos Piala Dunia, Pundit Belanda Justru Sebut Curacao Akan Kalah Jika Lawan Timnas Indonesia Lagi
-
Arne Slot Pastikan Mohamed Salah Kembali saat Liverpool Hadapi Aston Villa
-
Singgung Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Sebut Skuad Asuhannya Underdog di Piala Asia 2027