Suara.com - Ramai diperbincangkan di media sosial, Jay Idzes berkeinginan membela timnas Indonesia sebagai pemain keturunan, ternyata rekan setimnya erat dengan Tanah AIR.
Hasrat bermain untuk Indonesia diungkapkan Jay Idzes dalam wawancara bersama pesepak bola Indonesia yang berkarier di Belanda, Yussa Nugraha.
Secara blak-blakan Jay Idzes membuka kemungkinan bermain untuk timnas Indonesia, bahkan ia rela meninggalkan kasta tertinggi Liga Belanda demi Tanah Air.
Pemain Go Ahead Eagles ini berani berkarier di Liga Indonesia demi cita-citanya itu, yakni bermain dengan seragam merah-putih dan lambang Garuda di dada.
Selain itu bermain untuk negara asal sang kakek merupakan suatu kebanggan yang bisa dimiliki oleh seorang Jay Idzes.
"Mungkin dalam waktu dekat ini saya akan pindah ke klub lain, dan siapa tahu kalian akan lihat saya main di Indonesia," ucap Jay Idzes.
"Saya terbuka untuk itu (jadi pemain naturalisasi Timnas Indonesia), tapi satu sisi saya ingin berkarier di Belanda.
"Di satu sisi saya ingin juga membela Timnas asal kakek saya (Indonesia) itu adalah suatu kehormatan. Jadi tentu saya terbuka untuk itu." imbuhnya.
Usut punya usut, Jay Idzes ternyata sempat bermain satu tim dengan 3 pemain yang akrab dengan Indonesia, lantas siapa mereka? berikut di antaranya.
Baca Juga: Profil Jay Idzes, Bek Asal Klub Kasta Tertinggi Liga Belanda yang Ingin Bela Timnas Indonesia
1. Kevin van Kippersluis
Sosok ini pernah memperkuat Persib Bandung pada putaran kedua Liga 1 2019, mengoleksi 15 laga dan mencatat dua gol dan satu assist.
Meski begitu, Kevin tak mendapat perpanjangan kontrak dan dilepas pada 2020, sempat pergi ke Spanyol sebelum kembali memperkuat Go Ahead Eagles musim 2020-2021.
Selam enam bulan bermain di Go Ahead Eagles, mencatat 8 penampilan tanpa bisa mencatat sebiji gol saat jadi rekan setim Jay Idzes.
2. Cuco Martina
Sama seperti Kevin, Cuco Martina berseragam Go Ahead Eagles selama enam bulan pada paruh kedua musim 2021-2022.
Mencatat 15 penampilan di kasta tertinggi sepak bola Belanda, sosoknya juga tak asing bagi Indonesia.
Pasalnya Cuco Martina merupakan pemeilik ban kapten Curacao saat berhadapan melawan Indonesia di FIFA Matchday.
3. Ragnar Oratmangoen
Sempat dibidik Shin Tae-yong agar mau membela timnas Indonesia dan merubah kewarganegaraan menjadi WNI.
Namun beberapa alasan membuat proses naturalisasi Ragnar Oratmangoen terhenti, setelah digadang-gadang jadi solusi.
Ragnar sempat satu myusim berada di Go Ahead Eagles tepatnya pada 2021-2022, sebelum hengkang ke Groningen FC pada musim panas 2022.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
- Ini 4 Tablet Paling Murah 2026, Memori Tembus 256 GB
Pilihan
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
KPF: Eskalasi Demo Agustus Dipicu Kematian Affan Kurniawan yang Tak Segera Ditangani Polisi
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
Terkini
-
3 Keuntungan Timnas Indonesia Jadikan Jordi Amat Gelandang Bertahan
-
Shayne Pattynama Merinding Lihat Video JIS Jelang Persija Jakarta Menantang PSM Makassar
-
Premier League Lanjutkan Jeda Ramadan 2026, 16 Pemain Muslim Bisa Buka Puasa di Tengah Laga
-
Shayne Pattynama Siap Gusur Dony Tri Pamungkas, Tak Sabar Debut di JIS
-
3 Fakta Joey Van Beukering, Pemain Keturunan Yogyakarta di Klub Belanda De Treffers
-
Rayakan Kartu Merah Kalulu, Bek Inter Alessandro Bastoni Terima Ancaman Pembunuhan
-
AC Milan vs Como 1907: Allegri Waspadai Kejutan Pasukan Cesc Fabregas di San Siro
-
Alarm Bahaya Argentina Jelang Piala Dunia 2026: 3 Pilar Lionel Scaloni Terancam Absen
-
Waspada Pembunuh Raksasa, Chivu Minta Inter Milan Jangan Remehkan Bodo/Glimt
-
Dianggap Menang Kontroversial Atas Juventus, Chivu: Inter Dirugikan, Kami Nggak Banyak Ngomong