Suara.com - Mengenal lebih jauh sosok I Made Wirawan, kiper legendaris Persib Bandung yang baru saja memutuskan pensiun dari dunia sepak bola.
Persib melakoni laga pekan terakhir BRI Liga 1 2022/2023 dengan menghadapi Persikabo 1973 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (15/4).
Dalam duel itu, Persib harus menutup kampanyenya musim ini dengan kesedihan, usai dibekuk tim tamu dengan skor telak 1-4.
Tim berjuluk Maung Bandung itu terlebih dulu tertinggal lewat gol Lucas Gama Moreira di menit ke-41, Lucky Oktavianto di menit ke-60, dan Silvio Junior di menit ke-62.
David da Silva pun kemudian mampu memperkecil Persib atas tim berjuluk Laskar Padjadjaran itu lewat sontekannya di menit ke-71.
Namun di sisa waktu yang ada, Persib makin tertinggal usai Persikabo 1973 mampu menambah golnya lewat Pedro Henrique di menit ke-83.
Usai mendapat hasil yang menyedihkan itu, Persib harus kembali bersedih di akhir laga. Sebab, kiper gaeknya sekaligus legendanya, I Made Wirawan, memutuskan pensiun.
Kiper berusia 41 tahun ini memutuskan pensiun usai berkarier selama 21 tahun di dunia sepak bola dan mengakhiri kariernya di Persib yang telah ia bela sejak 2012.
Karena memutuskan pensiun, namanya pun kemudian dielu-elukan pendukung Persib. Berikut profil singkat dari I Made Wirawan.
Baca Juga: Persib: Mohon maaf Atas Pencapaian Musim Ini Belum Sesuai Harapan
Pahlawan Persib
I Made Wirawan merupakan kiper yang berasal dari Bali. Ia lahir pada 1 Desember 1981 atau 41 tahun silam di Gianyar, Pulau Dewata.
Pria yang akrab disapa Bli Made itu mengawali kiprahnya di tim lokal tanah kelahirannya, yakni Perseden Denpasar pada 2002.
Ia tampil bagi tim berjuluk Laskar Catur Murka itu selama tiga musim. Setelahnya ia bergabung tim Bali lainnya, Persekaba Kabupaten Bali.
Di Persekaba, Made Wirawan bermain hingga tahun 2006. Ia pun kemudian memutuskan keluar dari Bali dan bergabung Persiba Balikpapan yang tampil di Indonesia Super League (ISL).
Di tim berjuluk Beruang Madu itu, Made Wirawan bertahan dalam rentang waktu yang lama dan jadi andalan dengan mengenyam 139 penampilan.
Berita Terkait
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat
-
Persija Kembali Gagal Jadi Tuan Rumah vs Persib Bandung di Jakarta, Panpel Soroti Jadwal
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
-
Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah